BANDUNG -
Gubernur Jawa Barat, Ahmad Heryawan meminta Komisi Pengawas Persaingan Usaha (KPPU) untuk melakukan pengawasan, menyusul adanya kenaikan harga daging di pasaran yang saat ini sudah meresahkan masyarakat.

"Kenaikan komoditi idealnya 5-10%, tapi ini sudah lebih dari itu dan tidak wajar hingga meresahkan masyarakat," ujarnya.

Menurut Gubernur, kenaikan harga yang tidak wajar ini harus diwaspadai karena tidak menutup kemungkinan adanya sekelompok orang yang melakukan kecurangan dalam pendistribusian atau penjualan daging ayam.

"Kita tunggu hasil KPPU dari lapangan kemungkinan ada tidaknya persoalan di lapangan, karena jika kita yang ngomong ada permaianan nanti dibilang subjektif," ucapnya

Gubernur menyatakan, jika hasil temuan KPPU dilapangan ditemukan adanya permasalahan yang mengakibatkan harga daging, pihaknya akan melakukan tindakan sesuai kewenangan.

"Kita harus melakukan tindakan segera jika kondisi kenaikan ini sudah tidak wajar," tegas Gubernur, kepada wartawan usai melepas mahasiswa peserta kuliah kerja nyata (KKN) tematik Provinsi Jabar di Bale Asri Pusdai, Senin (08/07).

Seharusnya menurut Gubernur, Jabar sebagai provinsi terbesar pemasok ayam, yaitu mencapai 55 persen kebutuhan daging tidak terpengaruh terhadap kenaikan daging ayam ini.

"Kalau kenaikan harga daging akibat aspek psikologis plus adanya kenaikan harga BBM itu wajar, tapi kalau di luar itu harusya tidak," katanya.(Ly/jbr)

G+

Anda baru saja membaca artikel tentang Daging Ayam Naik, Gubernur Himbau KPPU Selidiki Penyebabnya. Jika Anda menyukai Artikel ini, Silahkan masukan email anda dibawah ini untuk berlangganan gratis via email, dengan begitu Anda akan mendapat kiriman artikel terbaru dari 60Menit.com
feedburner

Cari Apa Saja di 60Menit.com

60Menit.com © 2016. All Rights Reserved.
Template Oleh SEOCIPS | Creative by abiShalih