BANDUNG - Pelaksanaan impor untuk daging sapi sudah dilaksanakan oleh pemerintah. Kebijakan tersebut, cukup beralasan mengingat harga daging sapi kini sudah tidak terkendali lagi. Terkait dengan pelaksanaan daging sapi impor itu, Jabar sudah memberikan masukan.

Diharapkan melalui masukan tersebut ada solusi agar kebijakan tersebut tidak menimbulkan dampak negative kepada semua pihak, ungkap Kadis Peternakan Jabar, Kusmayadi Tatang Padmadinata dalam keterangannya kepada jabarprov.go.id melalui telepon selularnya (17/7).

Kusmayadi, lebih lanjut memaparkan masukan yang disampaikan dari Jabar melalui Kementerian Pertanian antara lain : dengan kebijakan impor daging sapi diminta kebijakan tersebut dapat menurunkan harga daging sapi di pasaran. Masukan berikutnya, kebijakan impor daging sapi tidak mematikan usaha peternakan Jabar.

Dengan masukan tersebut, pemerintah diharapkan membuat langkah-langkah strategis yang dapat memberikan pengaruh pada penurunan harga daging sapi dan aktivitas peternak sapi di Jabar tetap stabil.

Kusmayadi, dalam bagian lain keterangannya mengatakan daging sapi impor berbentuk daging sapi bentuk. Teknis pelaksanaannya, hari ini sedang dibahas di Kementerian Perekonomian. Dengan demikian, berapa kuota daging sapi impor yang masuk ke Jabar belum diketahui sekarang.

Berkenaan dengan upaya stabilitasi stok daging sapi, minggu ini telah ditinjau persediaan di peternak-peternak sapi. Salah satunya di wilayah Cianjur. Dicianjur, ada 6.000 ekor populasi sapi. Dari jumlah tersebut, 2.000 ekor sapi disiapkan untuk memenuhi kebutuhan Hari Raya Idul Fitri.(ly/jbr)

G+

Anda baru saja membaca artikel tentang Kadisnak Jabar : Impor Daging Sapi Jangan Sampai Matikan Peternak Lokal. Jika Anda menyukai Artikel ini, Silahkan masukan email anda dibawah ini untuk berlangganan gratis via email, dengan begitu Anda akan mendapat kiriman artikel terbaru dari 60Menit.com
feedburner

0 komentar:

Cari Apa Saja di 60Menit.com

60Menit.com © 2016. All Rights Reserved.
Template Oleh SEOCIPS | Creative by abiShalih