MAMASA - Ratusan warga Desa Osango, Kecamatan Mamasa, Provinsi Sulawesi Barat dihebohkan dengan penemuan bongkahan batu giok yang masih tertimbun tanah.

Hingga kini, warga terus berdatangan ke lokasi untuk mengambil pecahan batu mulia yang diperkirakan masuk kategori kualitas super itu.

Untuk mengantisipasi aksi penjarahan, sang pemilik tanah terpaksa menutup lokasi penemuan batu giok itu dengan menggunakan terpal.

Ratusan warga mulai orang dewasa hingga anak-anak tidak hentinya datang berbondong-bondong ke lokasi untuk melihat bongkahan batu giok yang beratnya berton-ton itu. Bahkan, sejumlah ibu rumah tangga rela berjalan kaki hingga puluhan kilometer demi melihat batu berwarna hijau tersebut.

Seorang warga setempat, Ronald mengungkapkan, bongkahan batu giok tersebut pertama kali ditemukan saat dirinya menggali tanah untuk mengambil akar kayu sebagai obat herbal.

Tanpa sengaja, linggis yang digunakan untuk menggali mengenai bongkahan batu giok itu.

Menurut warga, untuk mengambil batu tersebut dibutuhkan alat berat lantaran masih tertimbun tanah cukup dalam dan berada di areal perbukitan.

Jarak lokasi temuan batu giok ini juga mencapai belasan kilometer dari Kabupaten Mamasa. Sedangkan jarak dari desa terdekat mencapai tiga kilometer. Belum ada penjagaan aparat di lokasi penemuan giok tersebut sehingga warga cukup leluasa datang ke lokasi, meski sekadar hanya untuk melihat-lihat. (zho)


G+

Anda baru saja membaca artikel tentang Bongkahan Batu Giok Gemparkan Warga Mamasa. Jika Anda menyukai Artikel ini, Silahkan masukan email anda dibawah ini untuk berlangganan gratis via email, dengan begitu Anda akan mendapat kiriman artikel terbaru dari 60Menit.com
feedburner

0 komentar:

Cari Apa Saja di 60Menit.com

60Menit.com © 2016. All Rights Reserved.
Template Oleh SEOCIPS | Creative by abiShalih