Semua RW di Kecamatan Cibeunying Kaler harus mempunyai Kampung Qur'an, Oded menyampaikan ada tiga hal yang akan membuat manusia terkendali dari godaan setan, salah satunya apabila di lingkungannya terdapat masjid.

BANDUNG - Wakil Walikota Bandung Oded M Danial menjadi imam dan khotib Jumat keliling di Mesjid Almanah, sekaligus berbincang dengan masyarakat setempat dalam program rutin Ngabandungan, di Jalan Cikutra, Cibeunying Kaler, Kota Bandung (17/04/2015).

Dalam program  Mang Oded Ngabandungan tersebut Wakil Walikota berbincang langsung dan memberikan kesempatan kepada perwakilan dari masyarakat, camat, ketua RW, DKM dan tokoh masyarakat setempat untuk bertanya dan mengutarakan permasalahan yang terjadi di daerah masing masing.

Ketua DKM masjid Miftahul Janah, Cikutra, Asep Widyatmun bertanya mengenai masalah sertifikat masjid, mekanisme dan pembiyaannya, "Masalah sertifikat Mesjid, dulu sempat dengar akan digratiskan atau disubsidi oleh Pemkot Bandung, bagaimana mekanismenya?', Tanya Asep.

Wakil walikota Bandung Oded M Danial menjawab, selain sertifikat masjid, pemerintah kota Bandung memiliki aset aset yang harus disertifikasi."Kami setiap tahun mensertifikatkan aset bisa mencapai 5 sampai 7 miliar menyiapkan dana untuk mensertifikasi aset kota Bandung," Jelas Oded.  

Lebih lanjut Oded M denial menjelaskan 3 visi yang di jalan kan pemerintahan saat ini mengenai inovasi, desentralisasi dan kolaborasi. Salah satu yang menjadi focus adalah kebijakan Kota Bandung sudah mulai diturunkan sebagian kepada kecamatan, regulasi di Kota Bandung dan banyak turun ke bawah ke tingkat kecamatan.

Termasuk Program Inovasi Pembangunan Pemberdayaan Kewilayahan (PIPPK), dana yang diturunkan kepada kewilayahan hampir 250 miliar. Dana tersebut untuk pembangunan  diluar anggaran program kegiatan pembangunan yang ada di dinas dinas.

Pemerintah Kota Bandung melalui Wakil Walikota berharap dengan desentralisasi kebijakan yang turun ke kewilayahan, yang disempurnakan dengan kolaborasi dan kerja sama dengan baik. Selain itu pengawalan dana harus dilakukan dengan baik, hal tersebut untuk meminimalisir hal-hal yang dikhawatirkan, sehingga tidak terjadi salah pengertian.

Lebih lanjut Oded mengingatkan kepada masyarakat, dalam membangun Kota Bandung, seleuruh elemen masyarakat harus berkontribusi dan berpartisipasi dalam kebijakan, regulasi, sistem dan diperoleh pemerintah Kota Bandung.

Oded menjelaskan, perbedaan dana program dengan dana hibah, dana program setiap tahun akan tersedia berturut turut tiap tahunnya, selama dana tersebut dibutuhkan, Berbeda dengan dana hibah, secara administrasi jauh lebih mudah,

Diakhir Jumling, Mang Oded Ngabandungan, Oded mengharapkan semua RW di Kecamatan Cibeunying Kaler, mempunyai Kampung Qur'an, Oded menyampaikan ada tiga hal yang akan membuat manusia terkendali dari godaan setan, salah satunya apabila di lingkungannya terdapat masjid.

"Saya berharap kalo bisa diupayakan semua RW di kecamatan cibeunying kaler, saenamah gaduh Kampung Qur'an", Pungkas Oded. (ali)

G+

Anda baru saja membaca artikel tentang Oded : Setiap RW Harus Mempunyai Kampung Qur'an. Jika Anda menyukai Artikel ini, Silahkan masukan email anda dibawah ini untuk berlangganan gratis via email, dengan begitu Anda akan mendapat kiriman artikel terbaru dari 60Menit.com
feedburner

Cari Apa Saja di 60Menit.com

60Menit.com © 2016. All Rights Reserved.
Template Oleh SEOCIPS | Creative by abiShalih