Sosialisi pelayanan parkir dan Taksi

BANDUNG - Walikota bandung, Ridwan kamil menghadiri sekaligus membuka rapat sosialisasi pelayanan parkir dan Taksi sesuai dengan peraturan Walikota Bandung No. 1005 Tahun 2014 tentang harga sewa parkir dan petunjuk teknis pengelolaan perparkiran di gedung dan pelataran parkir, di Hotel Horison, Jalan Pelajar pejuang, Kota Bandung, Rabu (15/04/15).

Sosialisasi dihadiri Lembaga Konsumen Indonesia, Asuransi, pengelola angkutan umum, pengelola Taksi, pengelola perusahaan parkir, dan Perum Damri.

Sosialisasi ini diharapkan dapat mewujudkan tertib pengelolaan parkir dan memaksimalkan pelayanan parkir dan adanya pengelolaan taksi yang melayani di gedung-gedung parkiran.

Dalam sosialisasi rapat pelayanan parkir dan taksi, Walikota Bandung, Ridwan Kamil memberi pengarahan kepada para instansi pengelola parkir dan taksi  menyangkut keluhan masyarakat tentang ketidaknyamanan dan kecurangan dalam pengelolaan parkir dan taksi. Tindakan-tindakan nakal para sopir taksi yang sering dilakukan adalah tidak menggunakan argo ketika mengoprasikan taksi.  "Bila tidak ditindak lanjuti, mohon maaf, perijinan bisa ditangguhkan atau dicopot" tegas Walikota Bandung, Ridwan Kamil.

Ridwan Kamil mengintruksikan harga parkir kendaraan sesuai dengan peraturan yang ada, dan untuk para pengusaha valet parking dilarang untuk memonopoli lahan parkir agar lebih proporsional. Selain itu pengelola gedung parkir untuk tidak menarik uang parkir pada 10 menit pertama dan bagi kendaraan yang hanya mendrop orang.
Kedepannya beliau menghimbau kepada para pengelola taksi untuk menyeragamkan warna taksi dengan warna taksi internasional yaitu warna kuning polet hitam, dapat juga ditambah dengan identitas taksi masing-masing.

Selain menyeragamkan warna taksi, dalam jangka menengah beliau juga menghimbau untuk para pengelola taksi mengintruksikan para sopir taksi memakai pakaian sunda pada hari rabu, agar lebih membudayakan tradisi dan budaya sunda juga tambil beda dengan kota-kota lainnya.

Walikota Bandung juga menyampaikan terobosan-terobosan pemerintah dalam memaksimalkan pelayanan publik yaitu memasang mesin-mesin parkir untuk parkir yang disisi jalan, adapun mesin-mesin parkir tersebut akan dipasang dalam tahap awal sebanyak 145 titik, untuk selanjutnya akan ada ratusan mesin-mesin parkir yang akan dipasang dan disebar di titik-titik strategis Kota Bandung.

Sedangkan untuk Jalan Braga, Walikota Bandung memiliki rencana dalam jangka 2 bulan kedepan semua gedung parkiran sepanjang jalan braga untuk membuka ruangan parkir yang akan dioperasikan menjadi tempat wisata kuliner. "upaya ini dilakukan agar dapat lebih menarik wisatawan" terang Walikota Bandung, Ridwan Kamil.

Kemudian untuk kenyamanan parkir, walikota bandung merencanakan untuk membuat lift parkir di gedung parkiran mall-mall yang ada di kota Bandung. Dengan adanya lift parkir diharapakan agar dapat memaksimalkan lahan yang sempit menjadi ruangan parkir.

Walikota bandung juga mulai mengoprasikan sistem parkir online agar dapat lebih memantau kendaraan yang diparkir sehingga kenyamanan publik dapat ditingkatkan. "Bandung harus menjadi zero complain city" harap Walikota Bandung. (ali)

G+

Anda baru saja membaca artikel tentang Ridwan Kamil. : Taksi Tidak Pakai Argo Bisa di Cabut Izinnya. Jika Anda menyukai Artikel ini, Silahkan masukan email anda dibawah ini untuk berlangganan gratis via email, dengan begitu Anda akan mendapat kiriman artikel terbaru dari 60Menit.com
feedburner

Cari Apa Saja di 60Menit.com

60Menit.com © 2016. All Rights Reserved.
Template Oleh SEOCIPS | Creative by abiShalih