Mega menyampaikan pernyataan itu pada Kongres IV di Bali.
Jum'at, 10 April 2015 | 06:12 WIB
Dian Kurniati-60Menit.com

​Megawati Soekarnoputri dinilai memberikan peringatan keras kepada Presiden Joko Widodo pada pidato pembukaan Kongres IV Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan di Bali, Kamis 9 April 2015. Megawati mengatakan bahwa dia sering ditusuk dari belakang.

"Ketika Mega mengungkapkan rasa sakit hatinya karena berulang kali ditusuk dari belakang atau dikhianati secara politik, di situ sebetulnya dia sedang menyampaikan pesan kepada seseorang atau kelompok orang di internal PDIP sendiri," kata Direktur Sinergi masyarakat untuk Demokrasi Indonesia (Sigma), Said Salahudin, dalam siaran pers yang diterima VIVA.co.id.

Said menilai, pesan yang diselipkan oleh Mega itu tentu mustahil ditujukan kepada orang atau kelompok di luar partainya. Kalau disebut pengkhianatan, lanjut dia, maka pastilah berkaitan dengan soal janji dan kesetiaan.

"Orang di luar partai tentu tidak terikat pada janji dan kesetiaan kepada Mega dan PDIP," ujarnya.

Said berpendapat, pesan itu ditujukan Mega kepada Jokowi sebagai kader PDIP yang belakangan ini disebut-sebut berniat mengambil alih kepemimpinan partai dari tangan Megawati. Sebagai politikus senior, Mega mungkin sudah membaca gelagat politik Jokowi itu.

"Jadi ibunya Puan Maharani, yang baru saja terpilih kembali menjadi Ketua Umum PDIP itu seperti ingin menggertak Jokowi dan kelompok pendukungnya. Kalau diterjemahkan dalam bahasa yang lebih tegas, kira-kira melalui pesannya itu Mega ingin bilang, "Awas, jangan macam-macam kepada saya"," tutur Said....(Dian)


G+

Anda baru saja membaca artikel tentang 'Sering Ditusuk dari Belakang', Pesan Mega untuk Jokowi?. Jika Anda menyukai Artikel ini, Silahkan masukan email anda dibawah ini untuk berlangganan gratis via email, dengan begitu Anda akan mendapat kiriman artikel terbaru dari 60Menit.com
feedburner

0 komentar:

Cari Apa Saja di 60Menit.com

60Menit.com © 2016. All Rights Reserved.
Template Oleh SEOCIPS | Creative by abiShalih