BANDUNG - Selama Januari hingga Agustus 2015 angka kebakaran di Kota Bandung sudah tercatat sebanyak 87 kasus. Dinas Pencegahan dan Penanggulangan Kebakaran (DPPK) Kota Bandung mencatat angka terbesar terjadi menjelang hari Iedul Fitri pada Juli lalu, termasuk cuaca panas pada musim kemarau turut mewarnai terjadinya kasus kebakaran.

Pada Juli 2015 terjadi 34 kasus kebakaran. Untuk mengatasi kebakaran yang terjadi dan terbatasnya kesediaan air dan sumber air, Diskar Kota Bandung menghimbau setiap kecamatan terutama yang padat penduduk untuk membuat penampungan air.

Penampungan air tersebut menjadi alternatif lain dari penggunaan hidran yang akan membantu petugas pemadam kebakaran pada saat proses pemadaman kebakaran di kecamatan.

"Himbauan yang tebaru, kita sudah menghimbau kepada para camat terutama di pemukiman-pemukiman padat agar membuat penampungan air yang bisa menampung 3 kubik air, termasuk portal-portal di perumahan agar disesuaikan untuk mempermudah aksesibilitas," Ujar Rahmat Hidayat Sekretaris Dinas DPPK Kota Bandung saat Bandung Menjawab di ruang media Balai Kota Bandung, Jalan Wastukencana (4/8/2015).

Perlu diketahui, DPPK Kota Bandung terdiri dari 5 bidang, yaitu pencagahan, pemadaman, penanggulangan pasca kebakaran dan penyelamatan dan sarana teknis dan UPT yang tertuang dalam UU 23 Tahun 2014.

Selain itu, seiring dengan pertumbuhan penduduk dan meningkatnya jumlah kendaraan yang pesat, sering kali aksesibilitas para personel pemadam kebakaran tidak optimal, hal tersebut kurangnya pemahaman dan kesadaran dari masyarakat untuk memberi akses jalan kertika terjadi kebakaran.

"Masyarakat belum paham tentang pentingya aksebilitas pemadam kebakaran, hal itu sering sekali menghambat akses ke lokasi kebakaran" Ujar R Hidayat.

DPPK Kota Bandung terus berupaya untuk meningkatkan prosentase indeks kepuasan masyarakat dalam pelayanan penanggulangan kebakaran.

Untuk fasilitas yang dimiliki saat ini, DPPK memiki mobil pancar sebanyak 39 mobil pancar dan yang masih bisa digunakan sebanyak 34 Unit, terdiri dari beberapa jenis, mobil pancar/pompa, mobil tangga, mobil supply.

Sementara itu, dari sisi personil DPPK baru memiliki personel 186 orang personil yang setengahnya merupakan personil lapangan, sedangkan idealnya Kota Bandung harus memiliki sebanyak 300 personil. "Dengan penduduk Kota Bandung sebnayak 2,7 juta jiwa idealnya harus memiliki 300 personil dengan rincian 1 mobil damkar terdiri dari 6 personil, dengan mobil pancar sebanyak 90 unit" Katanya.

Rahmat menambahkan, kedepannya di wilayah kiara condong akan dipasang instalasi pipa air. Nantinya instalasi tersebut akan memudahkan pendistribusian air dan mendekatkan jarak tempuh ke titik-titik kebakaran, yang bisa mengefisiensikan waktu dan mempercapat pemadaman api.

Disamping meningkatkan kemampuan secara teknis dan fasilitas pemadam kebakaran, DPPK juga berupaya untuk terus memberikan penyuluhan pencegahan kebakaran. "Kedepan, kita akan membentuk 30 kelurahan siaga dan menyiapkan relawan dan terus menyelenggarakan penyuluhan pencegahan kebakaran," Katanya.

Relawan inilah yang setidaknya dapat membantu fungsi pencegahan agar ketika terjadi kebakaran api tidak terlalu meluas. Walaupun pada dasarnya pencegahan kebakaran harus menjadi tanggung jawab bersama. (cev)

G+

Anda baru saja membaca artikel tentang Cegah Kebakaran, Kecamatan Padat Penduduk Harus Miliki Penampungan Air. Jika Anda menyukai Artikel ini, Silahkan masukan email anda dibawah ini untuk berlangganan gratis via email, dengan begitu Anda akan mendapat kiriman artikel terbaru dari 60Menit.com
feedburner

Cari Apa Saja di 60Menit.com

60Menit.com © 2016. All Rights Reserved.
Template Oleh SEOCIPS | Creative by abiShalih