AL-QUDS – Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu meminta penasehat hukumnya Yehuda Vanstain agar membahas kemungkin memberikan izin menggunakan senapan sniper untuk menembak pelempar batu di Al-Quds. Pelempar batu yang dimaksud adalah anak-anak atau warga Palestina yang melempari pasukan Israel atau warga Yahudi ekstrim yang menyerang mereka.

Seperti dilansir Koran Haaretz menyebutkan, Netanyahu meminta kepada penasehat hukum pemerintahannya agar memberikan izin menggunakan senapan penembak jitu untuk menembak pelempar batu dan bom molotov di Al-Quds seperti yang sudah dilakukan oleh pasukan 'Israel' yang ada di Tepi Barat.

Permintaan Netanyahu ini juga mencakup izin menggunakan senapan roger pembunuh terhadap pelempar batu di Al-Quds pasca kejadian-kejadian terakhir yang menewaskan seorang warga pemukim Yahudi akibat lemparan batu.

Hal itu disampaikan Netanyahu dalam pertemuan darurat bersama tim keamanannya di Jerusalem (Al-Quds terjajah) pada malam lalu dalam usaha menghalangi serangan pelemparan batu.

Netanyahu mengancam akan membuat sejumlah undang-undang menghalangi aksi pelempara batu itu dan juga memberikan denda berat kepada keluarga pelempar batu serta melakukan studi hukum terkait keringanan sanksi penembakan serdadu 'Israel' terhadap Palestina. Demikian  dilaporkan  Pusat Informasi Palestina dikutip  publikaNews.com. (at)

G+

Anda baru saja membaca artikel tentang Netanyahu Serukan Sniper Tembak Pelempar Batu di Al-Quds . Jika Anda menyukai Artikel ini, Silahkan masukan email anda dibawah ini untuk berlangganan gratis via email, dengan begitu Anda akan mendapat kiriman artikel terbaru dari 60Menit.com
feedburner

0 komentar:

Cari Apa Saja di 60Menit.com

60Menit.com © 2016. All Rights Reserved.
Template Oleh SEOCIPS | Creative by abiShalih