SELAMAT DATANG DI WEBSITE 60MENIT

Wednesday, May 17, 2017

Camat Cicendo Gelar Resepsi Isbat Nikah Masal Warganya


                                  FWBJ Turut Bangun Kota Bandung Dengan Gelar Isbat Nikah Massal

 BANDUNG, 60MENIT.COM – Untuk mengangkat Hak Hukum Warga Negara Republik Indonesia yang termarjinalkan  yaitu salah satunya adalah banyak warga negara yang tidak memiliki surat nikah sedangkan dia sudah hidup serumah bahkan ada yang memiliki 4, 3 dan 2 (dua) orang anak, hal ini apabila dibiarkan akan mengundang salah satu budaya buruk pada warga masyarakat dan presiden buruk pada pemerintah setempat “ ucap Asep Robin (Kang Asrob) Ketua Forum Wartawan Bandung Juara (FWBJ) saat membuka acara di Bandung Menjawab (selasa, 16-05-2017).

Kegiatan ini di apresiasi oleh Camat Cicendo yang diwakili Sekretaris Camat (Yaya Sunarya) di acara Bandung Menjawab tentang kegiatan sosial Isbat Nikah Massal, hal ini akan ditindak lanjuti oleh Kecamatan Cicendo dan sebagai rasa syukur akan suksesnya isbat nikah warganya ini maka akan diadakan resepsi yang resmi pada tanggal 23-05-2017 dan perjuangan ini akan kami teruskan supaya warga Kecamatan Cicendo bisa memiliki pengakuan legalitas secara hukum tentang perkawinan, yang mungkin ini akan menambah semangat buat keluarganya, karena surat nikah ini sangat diperlukan sekali oleh keluarga terutama bagi anak-anaknya yang mungkin dia berprestasi untuk melanjutkan sekolah maka sebagai dasar surat penting lainnya adalah surat nikah, begitu juga buat  istrinya. “ Ucap Yaya.

Ditempat terpisah camat cicendo (Fajar Kurnkiawan) menyatakan “ Sehubung para peserta isbat nikah yang 5 (lima) pasang adalah warga kecamatan cicendo,maka sebagai luapan rasa bahagia dari Fajar Kurniawan yang menyatakan dirinya tidak hapal bahwa masih ada beberapa warga cicendo yang tidak memiliki surat nikah karena kemiskinannya, maka dia mengucapkan terimakasih tak terhingga kepada FWBJ yang telah melakukan hal terbaik untuk kegiatan sosial ini, dan ini keren bagi FWBJ” Ucap nya. 

Kami akan apresiasi isbat nikah ini dan akan kami rayakan  resepsinya diwilayah domisili peserta isbat ini yaitu di ruang serbaguna Kantor RW. 10 kelurahan Pajajran, dengan layaknya acara pernikahan pada umumnya. “Pungkas Fajar.

Pelaksanaan Isbat Nikah Prosesinya sangat lama sehingga  membutuhkan waktu dan kesabaran yang kuat, beda dengan layaknya acara nikah yang hanya bisa dilaksanakan beberapa jam saja, tapi Isbat Nikah ini sampai melampoi waktu 5 (lima) bulan lamanya, dengan agenda sidang isbat nikah 1 (satu) hari dalam seminggu per pasang.

Peserta Isbat Nikah yang diangkat oleh FWBJ sebanyak 21 (dua puluh satu) pasang, namun dalam perjalan waktu yang panjang maka  ada 11 (sebelas) pasang yang gugur, karena beberapa pasangan ini tidak sabar dan merasa lemah mental yang disebabkan oleh prilaku dan tata cara hakim yang bertanya terasa menekan peserta sidang isbat nikah.

Dengan keadaan ini maka suport panitia dari FWBJ kepada para peserta supaya bisa sabar, karena ini adalah salah satu kebutuhan para peserta isbat, dan panitiapun mulai merapat pada para hakim supaya jangan ada tekanan terhadap para peserta, namun demikian hanya 10 (sepuluh) pasang yang lolos Putusan Kabul dari persidangan isbat nikah, 5 (lima) pasang dari wilayah berbeda maka FWBJ adakan resepsi terpisah yang diadakan di kantor FWBJ jl talaga bodas dan yang 5 (lima) pasang lagi dirayakan oleh kecamatan cicendo dikarenakan ini adalah warga kecamatan cicendo. “Pungkas panitia. //Zhove
Post a Comment