SELAMAT DATANG DI WEBSITE 60MENIT

Friday, August 18, 2017

Budaya Daerah di Perayaan 72 Tahun Indonesia Merdeka



BANDUNG, 60MENIT.COM - (17-08-2017) 72 Tahun sudah Indonesia Merdeka, sudah merupakan kebudayaan di tiap daerah dalam melaksanakan kegiatan Perayaan dirgahayu ini, bahkan merupakan sebuah kebahagiaan bagi seluruh warga Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI) makanya hal ini selalu diadakan perayaan yang luar biasa bahkan merupakan Pesta Warga yang bertujuan untuk meningkatkan sikap Nasionalisme pada generasi penerus bangsa.

Hal ini terpantau jelas pada pelaksanaan perayaan Dirgahayu di tiap daerah, kini kami meliput daerah bojongsoang di Kabupaten Bandung, khusus di tingkat Kecamatan Bojongsoang selain melaksanakan Upacara Khusus Kemerdekaan NKRI juga mengadakan Karnaval.

Karnaval ini diikuti oleh tiap desa yang ada di lingkungan Kecamatan Bojongsoang, tiap desa menugaskan pasukan karnaval pada tiap RW supaya bisa mengikutinya.

Hal yang meriah pada upacara yang di teruskan dengan karnaval di kecamatan bojongsoang ini, setelah beres mengikuti karnaval tiap RW kembali  ke lingkungan masing-masing, di RW. 09 desa cipagalo kecamatan bojongsoang kini mengadakan aneka ragam kegiatan bahkan perayaannya dilaksanakan pada tiap RT.

Perayaan ini meliputi beberapa pertandingan yang mana lebih fokus ke pertandingan tingkat anak anak, bahkan begitu meriahnya pertandingan ini dan terlihat riang bahagia pada tiap anak.

Beberapa pertandingan tersebut yaitu, Lomba balap kelereng, lomba masukin paku ke botol, lomba pecah balon isi air, lomba panjat pinang, lomba makan kerupuk digantung, lomba balap karung, lomba tarik tambang juga lomba karaoke dan joget.

Kegiatan ini sudah merupakan tradisi bagi seluruh warga bahkan ada yang hilang apabila kegiatan ini tidak dilaksanakan, kemeriahan ini sangat berarti bagi anak anak maupun orang tua walaupun bagi pemenang mendapat hadiah yang tidak seberapa mahal, tapi dengan semangat 1945 mereka lakukan dengan penuh ria dan canda.

Pada malamnya dilaksanakan pembagian hadiah tatapi bagi yang tidak juarapun mendapat bingkisan yang cukup membahagiakan peserta.

Sebagai ketua pelaksana (Yatiman) mengatakan bahwa hal ini dilakukan hanya demi menumbuh kembangkan animo anak untuk memiliki rasa Nasionalisme yang tinggi terhadap NKRI, apalagi semakin sini para anak dan remaja ada pula yang tidak memiliki rasa nasionalisme sehingga hal ini merupakan keprihatinan bagi setiap orang tua, makanya kami mengajak para semua unsur supaya bisa menererapkan rasa nasionalisme ini, juga kami himbau kepada semua unsur terutama pada steakholder yang bisa menggerakkan dan membina pemantapan ahlak dan ajaran dan tuntunannya. pungkasnya.

Kegiatan ini berlangsung hingga malam dengan mengadakan musik live yang disambut meriah oleh warga setempat dan mencicipi hidangan alakadarnya. //Zhovena

Post a Comment