SELAMAT DATANG DI WEBSITE 60MENIT

Monday, March 26, 2018

Awasi Pabrik Pembuang Limbah Sudah Jadi Program Nasional Citarum Harum



BANDUNG, 60MENIT.COM - Minggu (25-03-2018) Semakin bergema ke seluruh penjuru tentang pemerintah fokus perhatikan kelestarian dan kebersihan sungai citarum bahkan ini merupakan program nasional, setelah di vonis dunia citarum adalah sungai terkotor se dunia.


Kapten CBA. Acep Samsudin
(Dansubsektor 3)
Program ini dicanangkan oleh Presiden RI (Joko Widodo) di Situ Cisanti hulu sungai Citarum kabupaten bandung, setelah  presiden RI memprogramkan tentang citarum maka  Mayjen TNI Doni Monardo (Pangdam III/Siliwangi -  d saat itu) langsung tancap gas melaksanakan tugas dengan mengerahkan pasukan siliwanginya untuk terjun langsung membersihkan sungai Citarum dan mensosialisasikan kepada seluruh lapisan masyarakat untuk menjaga kebersihan dan kelestarian sungai citarum.

Program Pangdam III/Siliwangi ini mendapat dukungan penuh dari segenap rakyat Jawa Barat dan Komponen Masyarakat untuk  Peduli DAS Citarum  bahkan masyarakat sangat mendambakan Sungai Citarum supaya Harum.

Walaupun baru berapa waktu menjabat bahwa PANGDAM III/Siliwangi (Mayjen TNI Besar Harto Karyawan), telah berjanji akan tetap melanjutkan PROGRAM CITARUM HARUM dengan rencana menjadikan Sungai Citarum jadi beranda depan dari rumah ke rumah yang ada di pinggir sungai Citarum dengan merawat dan menjaga ekosistem sungai citarum termasuk membersihkan sungai dari sampah dan limbah limbah pabrik.


Mali (Kepala IPAL PT.AKP) Ketika diwawanra Wartawan
60Menit.com (M. Edison)
Dari informasi yang di himpun wartawan 60menit.com, Komandan Sektor VI (Kolonel Inf Yudi Zanibar), terlihat selalu melakukan sosialiasi kepada masyarakat dengan berbagai kegiatan kegiatan yang menyentuh, seperti : bersih besih , angkut sampah, tanam pohon, bersih danau, bangun bak sampah, dan banyak kegiatan membersihkan, mengeruksungai.

Kepedulian masyarakat yang tinggal di sekitar sungai citarum, yang berada di sektor VI Citarum Harum, terlihat berhasil dengan adanya masyarakat yang berani melapor ke DANSUBSEKTOR 3 SEKTOR VI, Kapten CBA.Acep Samsudin, mendapat laporan adanya pabrik yang membuang sampah limbah ke sungai citarum, dari laporan warga masyarakat tersebut maka Dansubsektor 3, Kapten CBA Acep Samsudin langsung menanggapinya.


Ketika Melakukan Kontrol Ipal PT. AKP
Tentang adanya pabrik yang diduga membuang air limbahnya maka Tim Satgas Citarum Harum, mendatangi : Pabrik PT ANGGANA KURNIA PUTRA, di JL.Leuwi Nini Manggahang Bale Endah untuk melihat instalasi air limbah pabrik tersebut, Menurut Penjelasan dari Mali (kepala instalasi Limbah) PT. ANGGANA KURNIA PUTRA, "Bahwa hari ini minggu tanggal 25 Maret 2018 pabrik tidak berjalan, yang ada hanya pembersihan instalasi dari lumpur lumpur jadi tidak ada pembuangan limbah dari pabrik ke sungai citarum," jelas Mali, "Silahkan Bapak Komandan Citarum Harum melihat instalasi air limbah pabrik kami, nanti pada saat pabrik lagi berproduksi. ajak Mali dengan wajah ramah.

Namun Mali juga   menjelaskan "bahwa pabrik Anggara Kurnia Putra, sudah mempunyai instalasi yang terbaik dalam mengelola air limbahnya dan kami juga  sangat mendukung program Citarum Harum, " Tegasnya.

Tim Wartawan 60Menit beserta Sesepuh Manggahang
Berikut Dansubsektor 3
Menurut Handiana, tokoh masyarakat manggahang, bale endah mengatakan bahwa Pabrik PT Anggana KURNIA Putra sepertinya tertutup, dan kami ingin pabrik juga peduli pada program citarum harum, apalagi kalau buang air limbah, semoga kita juga mau berbuat untuk menjaga sungai citarum dengan sosialisasi dan pendekatan seni budaya sunda, "saya ada usul ide, untuk mengadakan gelar budaya sunda di sisi sungai citarum, kami akan menaikan para Komandan Sektor VI, kolonel Inf.Yudi Zanibar naik sisingaan" ungkap Handiana, Hal senada juga di sampaikan oleh Dansubsektor 3 Kapten CBA. Acep Samsudin menyampaikan, " mari kita jaga sungai citarum, jangan kita membuang sampah ke sungai, harapan kami dengan program sosialiasi kepada masyarakat tentang Citarum Harum, diharapkan masyarakat akan sadar dan peduli tentang kehidupan, tentang kelestarian alam, menjaga sungai, dan juga semakin berani melaporkan dan memberikan informasi kalau ada pabrik pabrik yang membuang air limbah ke sungai Citarum.

Menurut, Uwa Endang Amud, pemerhati Budaya Lingkungan Hidup, " sebenarnya yang mempunyai kewenangan untuk  menegakan hukum kepada Pabrik Pabrik yang berani membuang air limbah ke Sungai Citarum, adalah Tugas dari POLRI yaitu POLDA JABAR, kalau TNI atau Kodam III Siliwangi hanya sebagai wujud Kepedulian dengan tulus ikhlas saja," ungkap, Uwa Endang Amud,..mari kita SUKSESKAN CITARUM HARUM.
(Martika edison Jurnalis Citarum Harum).
Post a Comment