SELAMAT DATANG DI WEBSITE 60MENIT

Sunday, April 1, 2018

Milad Ke 3 Avoid Indonesia Bangkitkan Gerakan Bandung Bersih


BANDUNG, 60MENIT.COM – (31-03-2018) Kebersihan lingkungan adalah tanggung jawab bersama. oleh karena itu, dalam rangka ulang tahun yang ke III Avoid Indonesia menggelar acara dengan tema '2018 Detik Gerakan Bandung Bersih Berseka' bersama para Penggiat Lingkungan, Dispusip D(inas Perpustakaan dan Arsip Daerah Kota Bandung, Dinas Lingkungan Hidup Kota Bandung,


Kapolrestabes Kota Bandung, PD Kebersihan, Komunitas Seni Kota Bandung, Sekolah Dasar, Sekolah Menengah dan Masyarakat kota Bandung, Sabtu (31/03) Di Halaman Upacara Balai Kota Bandung , Jl. Merdeka – Wastukencana Bandung.

Acara yang dikemas Apik Oleh Vivi sebagai Kordinator Event Organizer, membuat semua masyarakat yang menyaksikan di balai kota atau yang sekedar lewat melihat kegiatan Anniversary Avoid ke III ini takjub. mungkin, tak seperti biasa event-event lainnya yang pernah dilaksanakan di Parkir Balai kota.

Tentunya menurut Vivi disela kesibukan dari wara wiri melihat giat yang berbeda tempat sudutnya mengatakan di usia ke III Komunitas Avoid Indonesia ini ingin memeriahkan acaranya dengan tema mencintai lingkungan. bahkan sebagai dukungan nyata terhadap Citarum Harum dan 3 bulan bersih sampah sesuai gelora pemerintah.

"Jangan salah yah, perlu di ingat juga sikh,,,,sambil senyum Vivi menegaskan komunitas Avoid Indonersia bukan sekedar nongkrong-nongkrong saja. namun mereka senang jika uji baku turun langsung ke jalan untuk memungut sampah dan mengikuti kebaikan demi masyarakat.

Disamping itu juga Avoid Indonesia sangat menghargai hari-hari besar. buktinya di kota Bandung ini, hari Bandung lautan Api dijadikan acara pengingat bagi anak-anak tentang sejarah di negerinya . dan itu, pada rangkaian pertama gerak jalan sehat sambil memungut sampah bersama anak-anak dari 22 SD, SMP dan komunitas lainnya sambil menonton film dokumenter sejarah Bandung lautan Api di halaman Dispusip.
"intinya kita ingin, mengingatkan kepada masyarakat tentang pentingnya kebersihan, lewat rangkaian acara menghargai lingkungan, lanjut Vivi gadis berkepang ini.

Ternyata rangkaian acara gerak jalan sambil memungut sampah, lomba mewarnai ; tema kebersihan, contest car limbo, sosialisasi bank sampah, tarian daerah, aksi Moge Mojang Polwan, Music band Raggee, dancer dan bakti sosial all member Avoid ditambah pengenalan Dispusip & Film Dokumenter Bandung lautan api.

Sangat Diapresiasi oleh Sekdis (Sekretaris Dinas Linkungan Hidup kota Bandung Drs. Deddy Darmawan, Mpd paska sambutannya mewaikili Kepala dinas yang tak bisa hadir menuturkan Alhamdullilah Bandung masih jadi sentral kegiatan nasional yang mendorong kegiatan bersih terhadap lingkungan. Apalagi kota Bandung saat ini sedang mempertahankan piala Adipuranya. tentu saja, kata Deddy sangat percaya terhadap komunitas Avoid Indonesia bisa ikut mempertahankan dengan pendidikan dan pengalaman yang dimilikinya mengajak masyarakat berprilaku yang sama. Deddy juga mengajak seluruh komunitas mobil agar bisa mempertahankan udara bersih dengan selalu menguji pembuangan emisi pada mobilnya.

Dalam acara Avoid Indonesia Deddy juga tambahakan yang berkaitan dengan program pemerintah pusat yakni bebas sampah 3 bulan dan citarum harum. kalaupun kota Bandung tidak langsung dilalaui sungai citarum tapi anak sungainya berada di kota Bandung. "jadi masalahnya kota Bandung harus menjaga sampah daratnya agar tidak masuk ke sungai langsung. selain itu, kami akan melakukan edukasi tanpa henti dan meminta komunitas-komunitas dan wartawan melakukan sosialisasi tentang pentingnya kebersihan," tegas Deddy aktivis Pramuka Bandung ini.

Senada dikatakan H. Mariun Kepala Dinas Perpusatakaan dan Kearsipan kota Bandung bahwa seluruh komunitas di Kota Bandung harus mendukung sejarah kota Bandung dan mencintai kebersihan bagi kota Bandung. "prilaku bersih dan minat membaca perlu di tanamkan sejak dini, maka dari itu, Dispusip sangat mendukung program Avoid ini".

Di sisi lain, Ketua Avoid Indonesia Herlie Rahmadanie mengucapkan terima kasih yang sebesar-besarnya terhadap pemerintah kota Bandung yang sudah mau memberikan ijin pelaksanaan acara Anniversary ini." Di Bandunglah acara ini kami bedakan tak seperti biasanya memamerkan tentang dunia otomotif saja. namun, kata perempuan kelahiran Jakarta ini Avoid Indonesia yang ke III ini harus tetap mendukung program pemerintah mengenai kebersihan lingkungan".

"Saya berharap Avoid Regional jabar juga bisa membantu dan konsentrasi terhadap program Citarum harum. "jangan sampai aku cerewet dan menegur yahh, seperti para member lainnya, suka aneh berprilaku pada mobilnya. Nyalahi aturan melulu, canda Herlie yang memiliki leluhur keluarga di Kota Bandung. (Zhove)
Post a Comment