SELAMAT DATANG DI WEBSITE 60MENIT

Wednesday, April 11, 2018

TINDAK TEGAS!! Pabrik Melanggar Aturan.P.T HYBRID CHEMICAL Di Lagadar Kab. Bandung.



Tampak Tim Difkrimsus Polda Jabar dan DLH Kab. Bdg
BANDUNG, 60MENIT.COM - Rabu 11/04/2018 perusahaan ini di pasang POLICE LINE Oleh pihak POLDA JABAR,dalam sidak yg  di lakukan tim dari Unit 1 SubDit lV Difkrimsus  yg di Pimpin Kompol.Gatot Satrio S.H M.H Beserta Petugas dari  BPLH Kabupaten Bandung Bidang Penegakan dan Kemitraan Hukum Lingkungan ,Roby Dewantara selaku KaSi Dinas Lingkungan Hidup (DLH),serta di dampingi Setio S.H M.H selaku ketua Jurnalis Peduli Citarum Harum (JPCH)dan para Awak Media

Perusahaan ini,setelah di lakukan penyelidikan ternyata tidak mempunyai IPAL,sehingga limbah yg di hasilkan dari perusahaan tersebut langsung di buang ke sungai.

Menurut  Kristi salah satu pekerja di Pabrik tersebut pada saat di konfirmasi mengatakan "kalau di sini   tidak membuang limbah ke sungai,dan tidak ada limbah kimia Texstil  memang tidak ada IPAL tp sedang di buat ijinnya" menurut kristi ,untuk saat ini perusahaan masih aktif  melakukan produksi,dengan jumlah sekitar 23 pekerja perusahaan ini melakukan kegiatan dari jam 08.00 pagi,sampai jam 17.00 wib.sore, di tanya masalah penanggung jawab menurutnya tidak ada semua tanggung jawab di perusahaan itu di pegang sama Bos/Pemilik langsung dan sekarang sedang keluar Negeri ucapnya.

Tim JPCH : Zhovena, ST (Sejen)
Setio, SH, MH. (Ketua) dan Anggota
Setelah di lakukan pemeriksaan oleh Team dari Polda Jabar dan petugas DLH serta di ikuti rekan rekan dari media ditemukanlah pipa yg langsung mengarah ke selokan dari tempat  pencucian di mana pipa tersebut masih terpasang selang dari pipa yg msh terhubung dengan mesin pembersih,yg berarti masih di gunakan, dan limbah langsung di salurkan ke selokan melalui pipa  tanpa ada IPAL dan langsung di alirkan  ke sungai.

Selain PT.Hybrid Chemical Di wilayah itu ada juga Perusahaan lain yg berada dalam satu Kawasan PT.Sam En yg memproduksi Tenun ada PT.Sinar Ezzer (produksi rajut)dan PT.Sinar Jaya yg juga memproduksi rajut.

Di harapkan pihak-pihak terkait selali memantau dan menindak tegas perusahaan-perusahaan 'Nakal'yg merugikan kita semua (Teguh Pro)
Post a Comment