SELAMAT DATANG DI WEBSITE 60MENIT

Saturday, July 14, 2018

Dengan Mengandalkan Peralatan Yang Tidak memadai, Sektor 10 Tetap Semangat Benahi bantaran Sungai Citarum


Satgas Citarum Harum Sektor 10 Benahi Bantaran Sungai Tanpa Peralan Yang memadai


 BANDUNG, 60MENIT.COM – (13-07-2018) Rajamandala Kulon memang masih perlu perhatian serius untuk pembenahan, selain meningkatkan kadar PH tanah juga perlu menata tekstur tanah yang tidak seimbang, apabila pasukan siliwangi sukses menuangkan ide dalam pembenahan ini maka bahaya dalam kerusakan lingkungan bisa diatasi.


Pembakaran Hasi Operasi Bersih Sektor 10
 “Selama kegiatan yaitu pada pagi hingga sore hari di Sungai Citarum masih tercium bau menyengat tajam, jika tercium oleh orang yang tdk terbiasa mencium bau tersebut akan menimbulkan mual mual dan muntah muntah. Hal ini sangat mengganggu kehidupan lingkungan masyarakat sekitarnyaUcap Dansektor 10.

Melihat hal diatas maka keberhasilan terutama bidang pembersihan limbah industri yang kini mencemari sungai citarum sehingga airnya begitu tidak berguna dari segi pemanfaatan untuk masyarakat sekitar belum tercapai, bahkan perlu menggunakan tenaga ahli bidang tata kelola air sebagai pembenahan management sungai.

Kolonel Inf. Sulistiono sangat mencita citakan tentang sungai citarum ini supaya berfungsi sebagai layaknya sungai yang airnya mengalir deras bersih dan banyak terkandung sumber kehidupan, namun saat ini sungai citarum masih tetap seperti vonis dunia yaitu sungai terkotor sedunia, harapan pemanfaatannya kini lenyaplah sudah buat sungai citarum, maka hal ini perlu penanganan yang serius oleh pemerintah supaya bisa merubah status sungai terkotor dalam sorotan dunia untuk menjadi sungai yang layak buat kebutuhan hidup dan kehidupan manusia.


 Melihat hal diatas sektor 10 terus berkarya dengan menggiatkan pasukannya supaya terus berjuang untuk membersihkan dan menghijaukan bantaran sungai dengan beberapa kegiatan setiap harinya bahkan tidak mengenal hari libur, giatnya satgas sektor 10 diakui oleh masyarakat yang ada, sehingga rasa empati dari wargapun terus meningkat terbukti masyarakat membuktikan dukungannya dengan ikut serta terjun masuk dalam pasukan satgas dalam pembenahan bantaran dan sungai citarum

Sektor 10 citarum harum kini giat melaksanakan beberapa pembenahan bantaran sungai citarum meliputi pemberian pupuk dan pemasangan pembatas pada lubang yang akan ditanami pohon flamboyan dengan menggunakan batang pohon pisang agar lubang tidak tertimbun material sampah ataupun tanah, pembersihan sampah, rumput dan alang-alang di sepanjang jalan sekitar RT 02/RW 25 Kp Cisameung Ds Rajamandala Kulon, pembersihan parit-parit, rumput , serta alang-alang di sekitar anakan sungai citarum RT 01 RW 25 Kp Cisameng Ds Rajamandala Kulon, pemasangan pembatas dan Pemberian pupuk kompos pada lubang yang akan ditanami pohon flamboyan, Sosialisasi Door To Door tentang kebersihan dan kesehatan lingkungan di wilayah RT 03 RW 25 Kp Cisameng Desa Rajamandala Kulon, Pembersihan sampah dan semak belukar sekitaran sungai di RT 01 RW 10 Kp Bantar Caringin Ds Cihea dari sampah sisa tebangan dan membakarnya di satu tempat, pembuatan pembatas lubang serta penggunaan pupuk urea di lubang dan menyiram ke dalam lubang untuk tanaman flamboyan di sepanjang kiri kanan jalan RT 01 RW 25 Kp Cisameng.

Satgas Citarum Sektor 10 Masih Gerak Pungut Sampah seadanya Karena Peralatan Alat KrjaYang Kurang Memadai

Walaupun dengan peralatan terbatas bahkan tidak memadai sektor 10 tetap terus berjalan dengan semangat tempur prajurit siliwanginya. (Zhove)
Post a Comment