SELAMAT DATANG DI WEBSITE 60MENIT

Saturday, August 18, 2018

Akui Kebocoran PT. Famatex Akan Perbaiki Pipa Saluran Pembuangan Dalam 3 Hari


Satgas Sektor 21 Saat Investigasi Limbah PT. Famatek


BANDUNG, 60MENIT.COM - Sabtu (18/08/2018) Setelah melakukan kunjungan ke PT. Yasako dan mendapati IPAL belum sesuai serta menutup saluran pembuangan limbah, Satgas  Citarum Harum sektor 21 yang berada di bawah komando Kolonel Inf Yusep Sudrajat melanjutkan Sidak-nya. Dansektor 21 beserta rombongan selanjutnya mendatangi PT. Famatek  yang berlokasi di jalan Raya Dayeuhkolot No. 48 Dayeuhkolot Kabupaten Bandung

Seperti biasa Dansektor beserta satgas Citarum Harum, serta LSM PMPR Indonesia dan mahasiswa peserta KKN Tematik dari Universitas Langlang Buana (UNLA) terlebih dahulu mengecek IPAL di pabrik Texstile tersebut. Dalam kegiatan ini beberapa media baik cetak maupun online juga ikut menyaksikan jalannya pemeriksaan

Hal ini dilakukan karena Dansektor mendapat laporan dari anggotanya bahwa PT. Famatex, beberapa hari lalu didapati masih mengeluarkan limbah industri yang masih belum sempurna ke sungai Cisuminta yang merupakan anak sungai Citarum


Kolonel Yusep dalam kesempatan ini mengatakan," setelah dilakukan pemeriksaan ternyata pengolahan Limbah PT. Famatex  memang sudah ada, ini sudah kunjungan yang ke-2. Awal kesini IPAL belum tersedia karena limbah selama ini memang di alirkan ke IPAL Komunal PT. MCAB Cisirung", ucapnya

Lanjut Dansektor," setelah diperiksa memang terjadi kebocoran, dikarenakan pipa lama yang untuk mengalirkan limbah ke MCAB bocor. Dan saat ini kita buat komitmen agar kedepan tidak lagi membuang limbah kesungai Cisuminta, demi tercapainya program yang selama ini dilakukan sesuai dengan Perpres No. 15 Tahun 2018 tentang Percepatan Pengendalian Pencemaran dan Kerusakan Daerah Aliran Sungai Citarum," jelas Dansektor

Sementara Liem Agung Hermawan selaku Assisten Direksi dihadapan media mengatakan," limbah yang ditemukan memang rembesan dari pipa yang pecah,  penggantian pipa yang bocor akan segera dilakukan, dan dalam 3 hari kami usahakan selesai serta mengganti pipa-pipa yang memang sudah lama dipergunakan, kami sangat mendukung program Citarum Harum", ucapnya

Lanjut Agung," saat ini kami juga berkomitmen tidak akan membuang limbah yang tidak layak kesungai, menyempurnakan saluran bak penampungan limbah di internal secara menyeluruh kemudian kami juga merencanakan akan membuat IPAL sendiri, selama masa transisi dan belum siap jalan air limbah hanya dibuang ke IPAL komunal MCAB", tuturnya (T.PRO)
Post a Comment