SELAMAT DATANG DI WEBSITE 60MENIT

Wednesday, August 15, 2018

Kol.Inf. Yusep Sudrajat Salah Satu Penerima Anugrah Penghargaan Pemerintah Jabar Untuk Warga Berprestasi 2018

Kol. Inf. Yusep Sudrajat Penerima Penghargaan
Pemerintah Kepada Warga Berprestasi 2018




BANDUNG, 60MENIT.COM - Rabu (15-08-2018) Puluhan warga masyarakat Jawa Barat menerima penghargaan dari Pemerintah Provinsi Jabar Tahun 2018.

Penghargaan ini diberikan untuk motivasi masyarakat yang telah berjasa sekaligus menunjukkan prestasi dan sumbangsih yang amat berharga terhadap pembangunan di Jabar.


Kol. Inf. Yusep Sudrajat sebagai Komandan Sektor (Dan Sektor) 21 Citarum Harum, adalah salah satu orang yang menerima penghargaan ini, pelaksanaan ini diadakan di Gedung Sate Jl. Diponegoro Kota Brandung, Kamis (15-08-2018).



Yusep (Panggilan akrab Dansektor 21) adalah seorang Prajurit TNI yang mendapat tugas dari Panglima Kodam (Pangdam) III/Siliwangi untuk membenahi sungai citarum dari limbah kimia (B3) dan sampah masyarakat maupun hasil industri yang dibuang ke saluran sungai citarum maupun anak, cicit sungai sehingga sungai citarum terkenal di Dunia "SUNGAI TERKOTOR SEDUNIA".



Yusep mempunyai tugas untuk menertibkan anak dan cicit sungai (sektor 21) dari bahaya limbah yang selama ini selalu dibuang ke sungai, merupakan kewajiban Seorang Yusep untuk melaksanakan Penertiban dari hal itu, hal ini sudah dijadikan Program Nasional yang sudah menjadi Peraturan Presiden No. 15 Tahun 2018 dengan tema Revitalisasi Sungai Citarum yang sudah dibentuk 22 Sektor yang ada di Sungai Citarum.



Kolonel Yusep tiap harinya tidak mengenal libur selama bertugas kecuali sakit dan libur lebaran dan terkenal dengan julukan"TENTARA TUKANG NGECOR" julukan ini tersirat atas dasar kinerjanya untuk menertibkan pabrik yang membuang limbahnya ke sungai langsung bahkan ada juga pabrik yang membuat saluran siluman.



Saluran siluman ini digunakan untuk membuang limbah murni tanpa IPAL, saluran inilah yang Yusep Cor dengan tanpa ragu karena pabrik nakal yang seperti ini yang harus di tindak.



Hal ini dilakukan karena demi kelancaran program revitalisasi sungai Citarum, kalau tidak ditindak tegas maka pabrik pabrik nakal ini akan menghambat Program Nasional tentang Revitalisasi Sungai Citarum.



Sudah puluhan pabrik yang ditindak dengan cara di cor dan hasilnya kini Sungai Citarum sudah berangsur membaik, semoga kerja nyata pasukan siliwangi dalam membenahi sungai dan bantarannya bisa sukses secepatnya dari program pemerintah selama 7 tahun ini. ( Zhove )
Post a Comment