SELAMAT DATANG DI WEBSITE 60MENIT

Wednesday, August 15, 2018

Sektor 5 - Rangkaian Revitalisasi Sungai Citarum Dengan Giat Seminar Lingkungan dan Kepeduliannya


Seminar Tentang Lingkungan dan Kepeduliannya

BANDUNG, 60MENIT.COM - Rabu (15-08-2018) Sektor 5 Citarum Harum yang dipimpin Kol. Inf. Dadang Rahadiansyah untuk mensukseskan program revitalisasi sungai citarum terus berjalan dengan dukungan KKN Mahasiswa UPI  yang turut berkecimpung membantu karya bakti di Lapangan.

Dansektor 5 menyampaikan pada awak media "Kami masih melanjutkan pekerjaan yang kemaren, namun tempatnya terus bergeser dari daerah satu ke daerah lainnya, dari subsektor I ke subsektor lainnya, walau demikian hal ini tetap sesuai dengan rencana dan target yang sudah diperhitungkan" Tegasnya.


Lanjut Dadang, "Kegiatan yang kami lakukan telah kami sesuaikan dengan objek pekerjaan dan situasi kondisinya, terutama bidang pembenahan bantaran yang memakan waktu lama, soalnya pekerjaan berat tapi alat beratnya cuma satu sedangkan yang perlu di benahi volume pekerjaannya banyak, naah ini yang menghambat, karena seperti itu kondisinya maka kamipun mengatur strategis pasukan yang bisa mengerjakan bidang lain, sehingga semuanya bisa dikerjakan" Pungkas Dadang.

Subsektor III satgas sektor 5 hari ini melaksanakan seminar di Desa Rancakasumba, bahasan seminar adalah tentang lingkungan hidup, yang selama ini masyarakat sekitar citarum kurang memperhatikan kepedulian terhadap lingkungan, sedangkan sungai citarum sudah terkenal banjir yang dahsyat ketika musim hujan dan kotor akan limbah kimia (B3) maupun kotornya sampah sampai membludak.


Ditengah kesibukanya Lettu Tanto Budianto (Dansubsektor III) wilayah Ranca Kasumba menyampaikan pada wartawan 60menit.com "Seminar ini membahas tentang lingkungan, dengan harapan warga bisa meningkatkan kepedulian terhadap lingkungan baik kebersihan maupun kesehatan lingkungan, masyarakat supaya sadar bahwa lingkungan ini sangat berpengaruh terhadap warga terutama yang berhubungan dengan Revitalisasi sungai Citarum, waktu kebelakang masyarakat suka buang Sampah ke sungai, kini kami sudah fasilitasi bak sampah dan TPS nya, masyarakat tinggal menikmati saja" Pungkasnya

Peltu Maman (Dansubsektor II) wilayah Desa Bojong Emas, ketika diwawancara, mengatakan "Kami dari subsektor II masih mengerjakan pengerukan sungai yang terkikis dangkal karena kikisan longsor dan tanah kerukannya kami ratakan ke daratan, dengan volume pekerjaan yang panjang maka kami perlu mengerjakan dengan beberapa hari" Ujarnya. ( Zhove ).
Post a Comment