SELAMAT DATANG DI WEBSITE 60MENIT

Sunday, September 9, 2018

Puluhan Ton Ikan di Waduk Saguling Terancam Mati, Akibat Dari Buruknya Cuaca Dan Kualitas Air Saat Ini

Tampak Ikan Yang. Ati di Waduk Saguling (9-09-2018)


BANDUNG, 60MENIT.COM - Minggu (09/09/2018) Buruknya kondisi air di waduk Saguling mulai mengancam keberadaan para peternak Keramba Jaring Apung (KJA). Penurunan air akibat kemarau ini, diperkirakan sudah mencapai 12 meter dari level normal 643 mdpl dan sekarang menjadi 631.14 mdpl. Akibatnya puluhan ton ikan di KJA terancam mati masal

Selain menyusutnya tampungan air, kondisi cuaca dan banyaknya limbah pabrik yang masuk ke waduk Saguling juga mempengaruhi keberadaan ekosistem yang hidup di Waduk ini

Tonan Ikan Pada Mati
Pada saat diminta keterangan seputar kondisi waduk Saguling Abah Alimin selaku Supervisor Senior Lahan dan Lingkungan Indonesia Power menerangkan," Kondisi tampungan air Waduk Saguling saat ini makin menurun, saat ini berada di level  631.14 mdpl, dimana yang seharusnya 643 mdpl. Sehingga polutan akan tersentralisasi nyaris menjadi Residu, dan hal ini akan berpengaruh terhadap volume COD dan BOD yang terkandung dalam air", terangnya 

Saguling Mulai Kering 
Abah Alimin melanjutkan," Hampir pada semua penampang basah air Waduk,  nampak limbah yang secara visual seperti butiran kecil (residu). Dan itu akan menempel di insang ikan, sehingga selain bisa mengakibatkan kematian ikan juga berbahaya untuk dikonsumsi", imbuhnya

Pembenahan ekologi harus secepatnya dilakukan, agar tidak sampai mematikan seluruh mahluk hidup yang berada di Waduk Saguling. Dan ini perlu pembenahan yang lebih serius menyangkut soal kualitas air di waduk tersebut


Pada saat dikonfirmasi melalui selular  Kol Inf Arief Prayitno selaku Dansektor 9 mengatakan," Memang benar dalam Minggu ini di sekitar Waduk Saguling dan KJA sedang terjadi kematian ikan secara masal, ini disebabkan karena pendangkalan air yang mengakibatkan lumpur naik. " Ujar Kolonel

Pada saat ditanya kembali tentang langkah Satgas Citarum terkait kejadian itu Dansektor 9 menegaskan," untuk lebih pastinya saya akan melakukan pengecekan ke lokasi dan langsung koordinasi dengan Indonesia Power serta pihak terkait lainya", tegas Dansektor (T.PRO)
Post a Comment