SELAMAT DATANG DI WEBSITE 60MENIT

Friday, September 7, 2018

Sektor 8 - Para Pemilik Washing Dan Laudry Harapkan Adanya Bimbingan Dari Pihak-Pihak Berwenang Terkait IPAL


Kol. Czi. Aby Ismawan Saat Kontrol Perusahaan Washing


BANDUNG, 60MENIT.COM - Kamis (06/09/2018) Sidak kembali dilakukan Dansektor 8 Kolonel Czi Aby Ismawan, terhadap beberapa pabrik washing yang berada di wilayah hukumnya, demi terwujudnya Program Citarum Harum sesuai dengan tujuan Perpres No. 15 Tahun 2018 Tentang Percepatan Pengendalian Pencemaran Dan Kerusakan DAS Citarum

Pada kesempatan ini Dansektor kembali melakukan sidak ke pabrik, guna melakukan pemeriksaan terkait Instalasi Pengolahan Air Limbah (IPAL) yang saat ini sedang menjadi sorotan banyak kalangan, salah satu Pabrik Washing yang saat ini di Cek IPAL-nya  adalah Washing UGW milik H. Iwan yang berlokasi di Jalan Raya Ciharuman Rt. 01, Rw. 10 Kampung Ciharuman Desa Jelegong Kecamatan Kuta Waringin Kabupaten Bandung


Rata-rata washing yang berada diwilayah sektor 8 tidak dalam posisi maksimal dalam melakukan kegiatan produksinya, namun Dansektor kembali melakukan sidak dan ini menjadi salah satu agenda Dansektor untuk melakukan pengawasan berkala terhadap semua pelaku usaha terutama industri textile dan Washing guna mengetahui apakah ada limbah kotor atau tidak yang dihasilkan dari IPAL dan dibuang ke sungai Citarum.

Dalam kesempatan ini Dansektor 8, Kolonel Czi Aby Ismawan mengatakan," pada pagi ini kami melaksanakan sidak dengan satgas dibeberapa washing yang berada di Desa Jelegong. Untuk yang pertama dikunjungi adalah washing UGW milik H iwan, selanjutnya washing milik H. Hapis. Kedua washing ini sebenarnya sudah membuat IPAL dengan baik namum hasilnya belum sempurna, harapan saya ada perbaikan- perbaikan terkait dengan pembuangan limbah agar lebih baik lagi dan diharapkan tidak mengotori sungai", harapnya

Dansektor menambahkan," namun salah satu washing atas nama Beni saat ini belum memiliki IPAL, dan membuang air limbah kotor hasil industrinya  langsung ke pekarangan. Yang bersangkutan saat ini mengontrak tempat milik H. Ujang , yang juga salah satu aparat Desa di Kuta Waringin. Saya berharap antara yang penyewa dan yang menyewakan, ada kesepakatan untuk membuat IPAL. Dan saat ini mereka harus bertanggung jawab terhadap limbah yang kedepanya mengalir ke soungai Citarum", tegas Dansektor 

Masih menurut Dansektor," dari beberapa washing ini memang saat ini masih didapati kekurang sempurnaan dalam pengolahan limbahnya, namun mereka ada usaha untuk selalu memperbaiki. Air limbah yang dihasilkan dari IPAL washing tersebut memang sudah terlihat baik dan bening, akan tetapi saya sarankan lagi untuk menyempurnakan hasil olahan limbahnya, supaya sesuai dengan baku mutu yang telah ditetapkan pemerintah saat ini, 

," tentunya harapan saya Instalasi pengolahan limbah yang ada bisa merubah buangan air limbah ke sungai Citarum menjadi lebih baik, tentunya juga  bersih dan aman. Dan saat ini tidak usah lagi kucing-kucingan, karena cepat atau lambat hal ini akan ketahuan. Nantinya sampai batas waktu yang telah ditentukan belum menyelesaikan IPAL-nya dengan benar, maka akan dilakukan penutupan saluran pembuangan limbah industrinya",pungkas Dansektor

Dansektor 8 Bersama H. Iwan
Sementara menurut pemilik  washing UGW  H Iwan kepada media mengatakan," saya sangat berterima kasih kepada bapak komandan yang telah datang ke tempat kami, tentunya dalam  dalam rangka membina apakah pengolahan limbah kita sudah benar atau belum. Berdasarkan sidak yang telah dilakukan Dansektor memang pengolahan limbah kita belum maksimal, air limbah hasil pengolahan memang kurang begitu bersih. Akan tetapi kita selalu berusaha terus menerus guna lebih menyempurnakan hasil olahan air limbah kami, supaya dapat dibuang dengan aman ke sungai Citarum", jelasnya

Dansektor 8 Bersama H. Hapis
Hal senada juga dikatakan H. Hapis, yang juga salah satu pemilik Laundry diwilayah Desa Jelegong. Pada saat dimintai keterangan ia mengatakan," Kami selaku pengusaha laundry sangat mendukung sekali Program Citarum Harum. Cuman saat ini dengan segala keterbatasan, kami belum dapat memaksimalkan serta melaksanakannya dengan sempurna. Mohon kami di kasih saran oleh pihak yang berwenang agar bisa mengolah limbah dengan baik dan benar, supaya kami dapat berpartisipasi dalam program pemerintah dan sebagai wujud dukungan kami terhadap program Citarum Harum", harap Iwan ( T.PRO)
Post a Comment