Media Dimensi Grup

Fokus dan FOJB Gelar Diskusi Citarum Harum dan Deklarasi Anti Gerakan Radikalisme dan Faham Intoleran


BANDUNG, 60MENIT.COM - Untuk lebih mengenal dan mendalami Perpres 15 Tahun 2018 tentang percepatan pengendalian pencemaran dan kerusakan daerah aliran Sungai Cirarum, Forum Komunikasi Osis (Fokus) dan Forum Osis Jawa Barat (FOJB) menggelar Giat Citarum Harum Funs Games Leadership.
Kegiatan yang digelar di SMAN 2 Cihampelas Bandung ini menurut Sidiq Rifaldi Ketua Fokus (Forum Komunikasi Osis) didampingi Margi Latifa (perwakilan FOJB) dalam rangka mempersatukan gerak dan karya guna mendukung Citarum Harum demi ketahanan bangsa.
"Program Citarum harum terus digalakan oleh pemerintah untuk menjadikan sungai tersebut kembali seperti layaknya sebuah sungai yang asri yang merupakan kebutuhan mahluk hidup yang berada disepanjang sungai Citarum.
Citarum sendiri merupakan salah satu sungai terpanjang di Jawa Barat, bahkan citarum sempat dinobatkan sebagai sungai tercemar di dunia. Dalam pelaksanannya program Citarum Harum ini tidak hanya melibatkan instansi pemerintah saja tetapi yang turut serta bahkan banyak pihak", terangnya.
Tidak terkecuali para pelajar dari berbagai sekolah menengah atas (SMA) yang ada di Jawa Baratpun turut mendukung program pemerintah tersebut. Dan pada kesempatan ini sekitar 200 siswa yang hadir dan tergabung dalam Fokus dan FOJB dikenalkan melalui program pemerintah tentang Citarum Harum dan cara pengolahan sampah.

Yang menjadi narasumber pada kegiatan ini yaitu Dedi Darmawan Sekretaris Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Bandung yang mengajak melakukan gerakan  dengan satu tujuan yang sangat bermanfaat yaitu Gerakan Citarum Harum. 
"Kenapa diambil Tema Citarum Harum, apa alasannya? karena ini adalah tugas dari generasi muda, adik-adik sebagai penerus bangsa akan merasakan dampak dari keberhasilan program pemerintah melalui Citarum Harum.
Yang mana sangat bermanfaat bagi kelangsungan hidup warga dan masyarakat Bandung. Kemudian Program Citarum Harum adalah sebuah gagasan yang dibangun dan dilakukan oleh pemerintah saat ini yaitu era Presiden Jokowi. 

Demikian yang disampaikan oleh Dedi Darmawan yaitu Sekdis Dinas Lingkungan hidup Kota Bisa.Tujuannya lanjut Dedi, agar menyelamatkan sungai Citarum dari opini yang berkembang pada dunia global/ internasional yang menyatakan sungai Citarum Harum adalah sungai paling kotor di Dunia. 

"Jadi melalui gerakan pungut sampah atau yang sudah dikenal dengan Kangpisman (Kurangi Pisahkan Amankan Sampah) adik2 sebagai generasi pemimpin mendatang harus membekali diri agar bisa mewujudkan dan mensukseskan program pemerintah Citarum Harum", jelasnya.

Setelah selesai acara tersebut dilaksanakan juga deklarasi terkait upaya dukungan pelajar Kota Bandung, FOJB dan Fokus ikut aktif dalam mendukung program pemerintah, menolak gerakan radikalisme, paham intoleran". (Yusman)


No comments