Media Dimensi Grup

Kol. Inf. Asep Rahman Taufik - IPAL TINJA KOMUNAL di Kota Bandung Upaya Serius Selamatkan Sungai dan Sehatkan Masyarakat


Kol. Inf. A. Rahman T,  Ketika Kunjungi Ipal Tinja Komunal Kel. Gegerkalong - Kota Bandung
____________________________________________

BANDUNG, 60MENIT.COMKomandan Sektor 22 (Dansektor 22) Citarum Harum, Kol. Inf. Asep Rahman Taufik, dalam menjalankan programnya khusus di Kota Bandung terkait pencemaran sungai, lebih ke buangan tinja masyarakat yang langsung membuangnya ke sungai  tanpa ada Ipal/Septick Tank di rumahnya.

Masyarakat bantaran sungai maupun terdekat lainnya, mereka berupaya membuat paralon khusus buang tinja langsung ke sungai terdekat hal ini sudah berlaku lama, hingga sungai di Kota Bandung tercemar memiliki kandungan bakteri ekoli tingkat tinggi setelah lemak rumah tangga.

                             Vidio Terkait

Upaya kuat dari Dansektor 22 Citarum dalam penertiban itu tidak hanya terfokus pada pencegahan saja, namun berbagai hal di lakukan untuk menunjang pada kebersihan lingkukangan dari mulai pembibitan tanaman, pembuatan pupuk, mesin penghancur sampah (Incenerator) Ipal Tinja Komunal, penertiban Ipal pabrik/industri serta yang lebih penting adalah mengajak masyarakat untuk lebih menyadari pentingnya kebersihan lingkungan .

Dalam upaya tersebut Komandan Sektor 22 Citarum, Kol. Inf. Asep Rahman Taufik, mengajak berbagai pihak baik pemerintah, Swasta, para pemerhati lingkungan, aktipis lingkungan serta masyarakat dan steakhokder seperti saat Dansektor 22 meninjau Ipal Komunal di Kelurahan Gegerkalong Kecamatan Sukasari Kota Bandung, Sabtu (13/4)


Hadir pada kesempatan itu, Katiah (Ketua LPPM Petahelik UPI), Kasi Ekbang Kec. Sukasari (Hurry), Kasi Ekbang Kel. Gegerkalong (Yana) Hj. Ayi (Kades Kayu Ambon), KSM Cuur Makmur (H. Iwan Duren), Pemerhati Lingkungan Kedokteran Nuklir ITB (Taufik Akbar) dan beberapa tokoh masyrmasya Gegerkalong.

Menurut Dansektor 22, ”Upaya kami dalam menyelamatkan sungai dan lingkungan terus di lakukan sosialisasi pada para pihak utamanya pemerintah, sehingga menghasilkan beberapa pembengunan, diantaranya Ipal Tinja Komunal, TPS3R dan Incenerator yaitu tempat pengolahan pembakaran sampah, yang mana hasil pembakaran tersebut bisa mengurangi volusi maupun pencemaran lingkungan utamanya sungai” Tegas Dansektor 22 Citarum.

“Di Kota Bandung, kami sudah membuat sebanyak 36 Septick Tank Komunal, yang bisa menyiasati pembuangan tinja masyarakat yang belum memiliki jamban sehat, sehingga pencemaran ekoli ke sungai bisa dihentikan, bahkan masyarakatpun bisa menikmati kenyamanan utamanya bidang kesehatan lingkungan” Imbuhnya.

Hurry (panggilan akrab Kasi Ekbang Kec. Sukasari) mengatakan, "Atas gagasan dan perjuangan Komandan Asep, maka bisa terwujud Ipal Komunal ini, dengan tujuan untuk menghentikan pembuang tinja langsung ke Sungai Cibeureum, yang kini sudah tercemar kotoran manusia, hingga air sungai tidak sehat" ucapnya.

"Maka saya sangat berterima kasih pada Komandan Asep, yang sudah bisa memprakarsai pembuatan Ipal Komunal ini" Lanjut Hurry.

Dinding Ipal Komunal Gegerkalong Dihiasi Penataan Artistik Taman Yang Indah

Kasi Ekbang Kelurahan Gegerkalong (Tana) pada kesempatan yang sama, menyampaikan pada awak media JPCH, "Ipal Komunal ini berukuran 18 m ke 10 m, semua dibangun atas prakarsa Komandan Asep, dengan hiasan taman di bantaran sungai, dan kita bisa menikmati taman ini bahkan bisa berkumpul sambil duduk santai" ujar Yana.

"Pihak kelurahan akan merawat dari pelestarian Ipal Komunal ini juga taman, bahkan saya sangat berharap ada anggaran khusus dari PIPPK sehingga penanganan pemeliharaan Ipal Komunal ini bisa berlanjut bahkan bisa di bangun pada bantaran sungai di wilayah RW lainnnya, karena semakin banyak Ipal Komunal semakin terjamin kebersihan dan kesehatan masyarakat" harap Taman. 

Kol. Inf. A Rahman Taufik, setelah adakan tinjauan ke Ipal Komunal Kelurahan Gegerkalong, melanjutkan kunjungannya ke wilayah Kota Lembang untuk meninjau industri pengomposan kotoran hewan di Desa Gudang Kahuripan, meninjau Incenerator wilayah Boscha dan meninjau Incenerator wilayah Desa Kayu Ambon, dalam pelaksanaan pembangunannya di bantu oleh LPPM UPI dan Alumnus Kedokteran Nuklir ITB. (Zhove) 

No comments