Sektor 8 : Satgas Tinjau Warga Terdampak Banjir Di Desa Cilampeni

Header Menu

HARIAN 60 MENIT | BAROMETER JAWA BARAT
Cari Berita

Advertisement


Sektor 8 : Satgas Tinjau Warga Terdampak Banjir Di Desa Cilampeni

Sabtu, 06 April 2019
Loading...


Luapan sungai Citarum
BANDUNG, 60MENIT.COM - Jum'at (05/04/2019) Beberapa desa yang sering menjadi langganan banjir di wilayah Kabupaten Bandung seperti di Kecamatan Dayeuhkolot, Bojongsoang  dan Baleendah sudah beberapa hari ini kembali tergenang air akibat meluapnya sungai Citarum yang disebabkan intensitas hujan yang cukup tinggi

Namun bukan hanya wilayah ini saja yang pada jum'at 5 April  tergenang air, ada beberapa titik diwilayah Kabupaten dan Kota Bandung yang sering tergenang air akibat dari tingginya curah hujan yang terjadi beberapa hari ini.


Seperti di Kampung Muara Ciwidey, yang masuk di wilayah Desa Cilampeni Kecamatan Katapang Kabupaten Bandung. Beberapa lokasi di wilayah ini juga sering tergenang air, akibat dari luapan anak sungai Citarum yaitu sungai Muara Ciwidey. Namun hujan yang mengguyur wilayah ini pada 2 hari terakhir begitu deras, sehingga genangan air yang ada juga lebih banyak dari biasanya bahkan ini dirasakan oleh warga yang paling banyak

Maman warga Rt.01
Hal tersebut seperti dikatakan Maman (51) salah satu warga RT. 01 Kampung Muara Ciwidey yang tempat tinggalnya terendam air dari akibat dari luapan sungai Ciwidey," Untuk musim hujan sekarang dalam 1 bulan kadang bisa 4 sampai 5 kali terjadi, ini yang paling parah. Biasanya hanya 40 s/d 70 cm-an tingginya, sekarang lebih dari 1 meter pak" ucap Maman

" Saya disini sudah biasa pak, lanjut Maman, kalau mau turun hujan biasanya sudah saya siapkan, barang-barang juga sudah diamankan. Tapi hujan semalam besar dan airnya sangat banyak jadi semua pakaian jadi basah, sampai Televisi saya juga rusak".

"Semoga saja hujannya tidak besar lagi, dan genangan air disini cepat surut. Sehingga saya dan warga disini cepat bisa kembali bekerja. Sebab kalau rumah kami masih terendam air, mau ngapa-ngapain juga susah. Syukurnya warga disini saling bantu, terima kasih buat semua warga terutama  Bu RW. 03 yang sering bantu kami", terang Maman

Dasimah Atmaja ketua RW.03
Di temui 60Menit.com dikediamanya, Dasimah Atmaja selaku tokoh masyarakat setempat menjelaskan," Genangan air disini memang biasa terjadi, sudah diakukan beberapa upaya seperti membuat penahan dibantaran untuk mengantisipasinya namun hasilnya belum maksimal", ujar Dasimah.


"Saya selaku ketua RW disini, lanjut Dasimah, selalu memberikan masukan-masukan ke warga terkait keadaan tersebut. Namun karena memang lokasinya yang berada di pinggir sungai dan posisinya dibawah, sampai sekarang kalau hujan turun deras lalu air sungai meluap rumah warga pasti ada yang tergenang".

"Kebetulan untuk wilayah ini hanya beberapa rumah yang terkena banjir akibat dari luapan sungai Ciwidey tersebut, yaitu yang di RT. 01 yang terparah. Biasanya tidak lama, cuman untuk yang sekarang memang cukup lama tidak seperti biasanya. Dari semalam hingga pagi ini kondisinya masih belum surut", jelas Dasimah


Sementara itu Serka Herman selaku Dansubsektor Cilampeni mengatakan kalau dirinya sesuai selaku Satgas Citarum harum bukan hanya menata bantaran tetapi juga dapat membantu warga diwilayah tugasnya yang terkena musibah seperti banjir

"Kami juga sesuai perintah atasan selalu memperhatikan lingkungan, bukan hanya warga saja, tetapi masalah masalah yang terjadi diwilayah sektor 8 khususnya Desa Cilampeni menjadi tanggung jawab kami juga untuk membantu mengamankan", ucap Herman

Pada kesempatan itu juga diadakan pengobatan gratis untuk semua warga yang terdampak banjir, yang dilakukan oleh Puskesmas Katapang bekerjasama dengan RW. 03 dan Satgas Citarum harum (T.Pro)