Sihar P. S. - Diskar PB Kota Bandung Kini Atasi Penyelamatan Hewan Apalagi Manusia

Header Menu

HARIAN 60 MENIT | BAROMETER JAWA BARAT
Cari Berita

Advertisement


Sihar P. S. - Diskar PB Kota Bandung Kini Atasi Penyelamatan Hewan Apalagi Manusia

Rabu, 10 April 2019
Loading...


_____________________________________

BANDUNG,  60MENIT.COM - DINAS Kebakaran dan Penanggulangan Bencana (Diskar PB) Kota Bandung tidak hanya siap merespon kesulitan yang berkaitan dengan jiwa manusia saja, tetapi juga menangani laporan yang bersangkutan dengan hewan.
Kepala Bidang ‎Penanggulangan Bencana Diskar PB Kota Bandung, Sihar Pandapotan Sitinjak menuturkan, setiap hari petugas piket menerima laporan untuk penyelamatan hewan. Petugas selalu menindaklanjuti laporan tersebut.
Dari pengaduan yang masuk, di antaranya untuk penyelamatan hewan peliharaan semisal kucing dan anjing. Namun, belakangan ini justru Diskar PB sering menerima laporan soal ular yang tiba-tiba berada di tengah pemukiman warga.
"Kalau ada banjir itu biasanya ular kebawa air dan tidak balik lagi. Mungkin lebih nyaman tinggal dekat warga. Seminggu itu pasti ada dua-tiga kali laporan soal ular,"‎ kata Sihar di Taman Sejarah, Jalan Aceh, Bandung, Selasa (9/4/2019).
Sihar Pandapotan Sitinjak (Kanan/baju biru) 

Sihar mengungkapkan laporan adanya ular tersebut biasanya di‎temukan di tempat yang tidak diduga. Seperti terlihat berada di sudut dapur sebuah rumah sampai di atap bangunan rumah sakit.
"Terakhir itu kemarin di RS Habibie di Tubagus Ismail itu ada ular piton sepanjang 2,4 meter. Barusan juga katanya tadi ada laporan ular di Astana Anyar,‎" ujarnya.
Selain ular, Sihar mengungkapkan, pihaknya juga sering menerima pengaduan tentang sarang tawon. Petugas piket Diskar PB tetap merespon ‎laporan tersebut demi kenyamanan masyarakat Kota Bandung.
"Itu sekarang sarang tawon hampir tiap hari juga ada. Tadi malam ada anggota kita tersengat dan panas dingin," ulasnya.
Sihar menyatakan, Diskar PB juga selalu berkoordinasi dengan Balai Besar Konservasi Sumber Daya Alam (BKSD) guna menangani beberapa jenis hewan. Terutama kategori hewan langka atau dilindungi.
"Sempat ada babon kemarin kita sumpit aja. Itu karena kita kalah lincah," aku Sihar.
Sihar mengimbau kepada masyarakat Kota Bandung agar melaporkan kepada Diskar PB apabila menemukan hewan-hewan liar dan merasa terganggu kenyamanan‎ dan keamanannya. Dia memastikan petugas Diskar PB Kota Bandung siap merespon pengaduan dari masyarakat. (Zho)