Minggupun Tidak Libur, Sub 16-22 Kawal Hingga 6 Truk Sampah di Kayu Ambon Terangkut

Header Menu

HARIAN 60 MENIT | BAROMETER JAWA BARAT
Cari Berita

Advertisement


Minggupun Tidak Libur, Sub 16-22 Kawal Hingga 6 Truk Sampah di Kayu Ambon Terangkut

Minggu, 10 November 2019
Loading...

60Menit.com - Satgas Sub 07-22 Citarum mengawal penarikan sampah di Desa Kayu Ambon, Lembang, Minggu (10-11-2019)

60MENIT.COM, Lembang ☐ Satgas Sektor 22 sub 16 yang dipimpin oleh Serma Epi Nana, hari ini mengawal pengangkatan sampah di Tempat Penyimpanan Sampah (TPS) Desa Kayu Ambon Kecamatan Lembang Kabupaten Bandung Barat (KBB), Minggu (10/11/2019).

Pengangkatan sampah yang dilakukan oleh armada dari Dinas Lingkungan Hidup (DLH) KBB, merupakan rutinitas sebagai pelayanan ke tiap kecamatan di KBB.

Namun hal ini terkendala oleh fasilitas jumlah armada truk sampah yang sangat terbatas di KBB, dengan alasan ini, pengangkutan sering tertunda dampaknya sampah terus bertambah numpuk di TPS.

Desa Kayu Ambon telah memiliki incinerator sebagai hasil fasilitator Dansektor 22 Citarum Harum (Kol. Inf. Asep Rahman Taufik) beberpa bulan yang lalu hasil kerjasama dengan LPM UPI, selama ini masalah sampah teratasi oleh internal Desa Kayu Ambon tanpa pengangkutan truk pengambilan sampah hanya residunya saja yang diambil itupun dalam jumlah kecil, saat ini Incenerator lagi truble dan belum diatasi. 

60Menit.com
Serma Epi Nana (Dansub 16-22) yang bertugas di Wilayah Lembang, mengatakan pengangkutan sampah di TPS Kayu Ambon hari ini hingga 6 truk, mulai Jam 08.00 hingga jqm 17.00 sampah di TPS habis diangkut.

"Sebetulnya distribusi pengangkutan sampah dari DLH KBB tidak pernah masuk Desa Kayu Ambon, karena disini memiliki Incenerator maka masalah sampah bisa diatasi sendiri, hanya residunya saja yang diambil oleh DLH, inipun jumlahnya sedikit" tegas Epi. 

"Namun di 2 bulan kebelakang, incenerator lagi rusak, maka sampah menumpuk walaupun seminggu dua kali diangkat, karena hasil sampah terus bertambah maka volume sampah dengan prekwensi penarikan tidak seimbang, apalagi ada indikasi selama 3 bulan kebelakang si pembuang sampah ke TPS bukan warga Kayu Ambon saja, bahkan pernah ada yang kepergok dan mobilnya balik kanan sampahnya dibawa lagi" kata Epi.

60Menit.com
Epi menambahkan bahwa kedepan Lurah Kayu Ambon (Hj. Ayi Rohyati) akan mengadakan rapat khusus untuk mengupas permasalahan sampah yang tertampung di TPS nya.

Incendrator di Desa Kayu Ambon kini sedang keadaan rusak, dari pihak UPI baru minggu depan bisa memeriksa incenerator, maka tumpukan sampah terus menambah.

"Macetnya incenerator mungkin juga ini penyebab utama, soalnya tidak ada jalan lain selain di bakar juga di angkut ke TPA sampahnya" ujar Epi.

(Zho)