Dansektor 22 Kolaborasi Pembangunan Wetland Park Cisurupan, Terungkap di Hari Jadi PU ke-74

Header Menu

HARIAN 60 MENIT | BAROMETER JAWA BARAT
Cari Berita

Advertisement


Dansektor 22 Kolaborasi Pembangunan Wetland Park Cisurupan, Terungkap di Hari Jadi PU ke-74

Selasa, 03 Desember 2019
Loading...

60Menit.com - Tampak Wakil Walikoa Bandung (H. Yana Mulyana, S.E., M.M.) Bersama Dansektor 22 Citarum Harum (Kol. Inf. Asep Rahman Taufik) saat memeriahkan Hari Jadi PU ke-74 di Wetland Park Cisurupan, Selasa (3/12/2019)

60MENIT.COM, Bandung ☐ Hari Bakti PU ke-74 Tahun 2019, Pemerintah Kota (Pemkot) Bandung merayakannya di Wetlandpark Cisurupan, dihadiri oleh Komandan Sektor 22 Citarum Harum (Kol. Inf. Asep Rahman Taufik) yang diinisiasi oleh Dinas Pekerjaan Umum (DPU) Bandung, Selasa (3/12/2019)

Wakil Wali Kota Bandung, H. Yana Mulyana, S.E., M.M. memberikan sambutan sekaligus membuka wetlandpark untuk masyarakat umum dalam pidatonya bertema Kolaborasi Membangun Infrastruktur Hijau di Wetland Park Cisurupan, Kota Bandung, Selasa (03/12/2019).

Diawal pembukaan, Wakil Walikota mengucapkan terimakasih kepada Dansektor 22, yang telah berkolaborasi untuk membangun Kota Bandung disemua tempat, utamanya tujuan
Wetland Park Cisurupan merupakan program pembangunan Pemkot Bandung dalam upaya meminimalisir risiko banjir di wilayah Bandung Timur, khususnya Gedebage.

Hal yang sama pula diungkapkan oleh Kepala DPU (Ir. Didi Ruswandi, M.T.) kepada Dansektor 22 Citarum Harum, bahkan lebih menjabarkan pergerakan Satgas Sektor 22 di Kota Bandung, dalam penertiban, penindakan maupun penyelamatan lingkungan dan sungai. 

Ditempat yang sama Dansektor 22 Citarum harum, mengatakan pada awak media, Kolaborasi dengan Pemkot Bandung dalam pembangunan Wetland park Cisurupan dengan menyumbang ratusan tanaman, sebagai pendukungannya pada langkah positif dari Pemkot Bandung sebagai upaya penyelamatan sungai dan lingkungan yang telah dibuatkan kantung atau tandon air.

"Kami mendukung sekali pada pembuatan wetland park Cisurupan, sebagai upaya penyelamatan bank air dengan membuat tandon atau kantung air, sehingga mata air akan terselamatkan" terang Dansektor.

"Harapan kedepan upaya ini akan meminimalisir terjadinya banjir disaat musim hujan, maka hal yang seperti ini perlu juga dibangunkan di tempat tempat lainnya, maka keselamatan lingkungan akan lebih terjamin" ucapnya.

Dansektor 22 pun berharap pendukungannya dalam kolaborasi ini terus berjalan dengan masif, pembuatan drumpori di tiap perumahan terus digalakan, sehingga resapan air hujan akan bertambah banyak maka tujuan meminimalisir bahaya banjir di Kota Bandung dan sekitarnya akan tercapai.

Pembuatan wetland park Cisurupan merupakan contoh positif dalam upaya penyelamatan lingkungan, maka perlu adanya wetland park yang lainnya sehingga kantung air hujan yang meresap akan bertambah banyak yang disebut dengan bank air, ini akan meningkatkan keseimbangan baik pada agregat tanah maupun aerasi tanah, sehingga harapan antisipasi bahaya banjir di musim hujan dan antisipasi kekeringan di musim kemarau akan tercapai, bahkan bisa mengembalikan normalisasi keseimbangan agregat tanah yang positif.

(Zho)