Header Menu

HARIAN 60 MENIT | BAROMETER JAWA BARAT
Cari Berita

60Menit.co.id

Advertisement


Kasad Memantau Penanganan Pasien Korban Kecelakaan Helikopter MI-17 I TNI AD 60”

60menit.com
Jumat, 12 Juni 2020
Loading...

60menit.com - Jenderal TNI Andika Perkasa (Kasad), Memantau Penanganan Pasien Korban Kecelakaan Helikopter MI-17 I TNI AD 60”, Jumat (12-06-2020).
ㅤㅤㅤㅤㅤㅤ
60MENIT.COM, Kendal | Kasad Jenderal TNI Andika Perkasa, terus memantau perkembangan pasien korban kecelakaan helikopter MI-17 yang jatuh di Kawasan Industri Kendal beberapa waktu lalu.
ㅤㅤㅤㅤㅤㅤ
Dalam teleconference berkala Dokter Hasyim, perwakilan RSUP dr. Kariadi menjelaskan tentang kondisi para Korban.
ㅤㅤㅤㅤㅤㅤ
Ia mengatakan, pasien Supriyanto sudah dilakukan pembersihan luka bakarnya.
ㅤㅤㅤㅤㅤㅤ
“Kami terus melakukan koreksi terhadap kekurangan-kekurangan yang dialami pasien dan memberikan penanganan atas kondisi pasien,” jelas dr. Hasyim.
ㅤㅤㅤㅤㅤㅤ
Mengenai kondisi Lettu Cpn Vira Yudha, ia menyampaikan banyak terjadi penurunan fungsi organ vital, sehingga tidak dapat diajak berkomunikasi.
ㅤㅤㅤㅤㅤㅤ
“Masih kami tangani lebih dalam, sehingga belum bisa dilakukan evakuasi,” ujar dr. Hasyim.

Pasien Praka Supriyanto rencananya akan dievakuasi ke RSPAD menggunakan helikopter Pusat Penerbangan AD.
ㅤㅤㅤㅤㅤㅤ
“Rencananya jam 6 pagi sudah siap di Achmad Yani, perjalanan antara 2 jam hingga 2 jam 15 menit langsung ke RSPAD. Akan ada tenaga medis yang ikut dalam mengevakuasi,” ujar Danpuspenerbad.
ㅤㅤㅤㅤㅤㅤ
RSPAD juga telah menyiapkan tim dokter yang akan menangani langsung asien.
ㅤㅤㅤㅤㅤㅤ
“Dari IGD kami siapkan di CICU 207, yang aspek sterilisasinya sudah terjamin. Kami bisa yakinkan bahwa prajuritnya akan memperoleh pelayanan yang professional,” ujar Wakil Kepala RSPAD, Brigjen TNI dr. Budi A. Sulistiya.
ㅤㅤㅤㅤㅤㅤ
Kasad menyampaikan terima kasih kepada para tenaga medis di RSUP dr Kariadi atas perawatan yang diberikan kepada para pasien prajurit TNI AD.

“Saya akan pantau sampai tuntas semua,” pungkas Kasad.
ㅤㅤㅤㅤㅤㅤ
TNI AD Mengabdi Dan Membangun Bersama Rakyat SDM Unggul Indonesia maju.

(A. Dhalank S.)