-->

Header Menu

HARIAN 60 MENIT | BAROMETER JAWA BARAT
Cari Berita

60Menit.co.id

Advertisement


Kasdam III/Siliwangi Tanam Pohon Maglid Saat Hadir Pada Acara Diskusi Panel Di Posko Sektor 21

60menit.com
Selasa, 30 Juni 2020
Loading...


60menit.com - Kasdam III/Siliwangi Brigjen TNI Kunto Arief Wibowo bersama Kolonel Inf Yusep Sudrajat saat tanam pohon di posko sektor 21 satgas Citarum harum
60MENIT.COM, Cipageran Cimahi - Senin (29/06/2020) Bertempat di Taman Kahati Posko sektor 21 Satgas Citarum Harum yang berada dibawah komando Kolonel Inf Yusep Sudrajat, Kasdam III/Siliwangi Brigjen TNI Kunto Arief Wibowo hadir pada acara diskusi panel New Normal yang bertajuk "Jaga Alam Dan Lingkungan Tetap Lestari" dengan nara sumber dari Kadis LH Pemkot Cimahi, Rektor Unpas, Furik 1 Unjani, dr. Ekki dan para penggiat lingkungan.


Selain diskusi, Kasdam juga menanam pohon maglid di sekitar area Posko yang berada di Kampung Cimentang Desa Cipageran Kecamatan Cimahi Utara Kota Cimahi, dan diikuti oleh beberapa komandan sektor yang turut hadir, para nara sumber dan tamu undangan lainya

Pada kesempatan tersebut, Kasdam III/ Siliwangi Brigjen TNI Kunto Arief Wibowo mengatakan", disini tempat kita membangun satu pandangan yang berbeda-beda, tetapi menjadi sama untuk pemanfaatan lingkungan dengan baik. Sekarang sudah terlihat lebih baik dari sebelumnya, hanya nilai manfaat ini perlu kita kejar dengan beberapa pendekatan metode, diantaranya pendidikan  akademisi, swasta dan pemerintahan, serta semua komponen harus aktif dan segera harus bisa mewujudkan nilai hasil", ungkap Kasdam


Terkait peran akademisi pada kegiatan tersebut Kasdam III/Siliwangi menjelaskan," dari akademisi bisa menjadi tempat untuk hasil akhirnya, dan nilai hasilnya dapat dimanfaatkan langsung. Selama ini mungkin hanya mengandalkan  hasil teknologi luar saja, sehingga mengurangi nilai kepercayaan sesama kita sendiri", terang Kasdam

Kasdam juga mengatakan bahwa membangun simbosis mutualisme itu perlu gebrakan, perlu ada jaminan. " Kalau ini akan berlangsung dan bertahan, kita juga harus dengan kesepakatan nilai sosial budaya. Membangun semangat masyarakat bersama itu harus ada yang dilisensikan, yang kedua harus ada yang menjamin dan yang ketiga berkelanjutan. Kalau di Militer itu ada pembinaan geografi, bagaimana aspek geografi itu menjadi nilai keuntungan bukan menjadi nilai kerugian", pungkas Kasdam. (T.Pro)