-->

Header Menu

HARIAN 60 MENIT | BAROMETER JAWA BARAT
Cari Berita

60Menit.co.id

Advertisement


Dansek 22, Kolonel Asep Rahman Hadir Ditengah Santri Sosialisasikan Citarum Harum

60menit.com
Rabu, 15 Juli 2020
Loading...

60menit.com - Bandung |  Kol. Inf. Asep Rahman Taufik (Dansektor 22 Citarum Harum) mengadakan sosialisasi Program Citarum Harum di Pondok Pesantren Darul hufadz Cisaranten Endah di Arcamanik Kota Bandung, Rabu (15/07).


60MENIT.COM, Bandung | Pondok Pesantren Darul hufadz Cisaranten Endah di Arcamanik Kota Bandung kini Kol. Inf. Asep Rahman Taufik (Dansektor 22 Citarum Harum) mengadakan sosialisasi Program Citarum Harum.
Dihadapan Santri dan Ustadz juga didukung oleh Aparat Kewilayahan Kecamatan Arcamanik berikut para lurahnya, Dansektor 22 memaparkan 7 (tujuh) permasalahan rusaknya air sungai berikut Daerah Alirannya oleh prilaku manusia.

"Dari 7 permasalahan yang menyebabkan rusaknya sungai, terpantau kuat adalah prilaku masyarakar yang seenaknya membuang sampah ke sungai, maka perlunya edukasi buat mereka untuk merubah mindset," tuturnya.

Permasalahan sampah domestik atau rumah tangga, Dansektor 22 citarum harum mendampingi pemerintah dengan memviralkan Loseda (lodong sampah sesa dapur) sebagai upaya menghindari sampah domestik di tengah masyarakat berbarengan dengan menjalankan Program Kang Pisman (Kurangi Pisahkan dan Manfaatkan).

"Dengan Loseda kami bisa menyelamatkan sampah sebanyak 54 Kk per hari, dengan program ini sehingga muncul Rw Percontohan yang sudah menyandang gelar Kawasan Bebas Sampah," imbuh Dansektor 22.


Selain tercemar oleh limbah domestik, rata rata sungai yang ada di Kota Bandung tercemari kuat oleh Bakteri Ecolly yang disebabkan kotoran Manusia dan Hewan, sehingga merupakan penyebab kuat munculnya Stanting bagi masyarakat.

Sebagai tindakan Satgas Sektor 22 Citarum Harum, untuk mengurangi dampak dari ecolly yaitu telah dibuatkannya Ipal Komunal di tiap wilayah bantaran sungai Kota Bandung, dan pembuatan kompos juga yang lainnya.


Camat Arcamanik, Drs. Firman Nugraha, mengiyakan atas paparan Dansektor 22, yang telah di sosialisasikan ketiap masyarakat membuang sampah dan BAB ke sungai ditiap pelosok Kota Bandung.

"Open Difecation Free (ODF) merupakan program pemerintah supaya seluruh sungai menjadi bersih dan sehat, bahkan akan menghindari Stunting," ucap Camat.

Giat ini dihadiri oleh, Satgas Sektor 22, Camat Arcamanik, Para Lurah se Kecamatan Arcamanik, Ustadz Sunardi Badruzaman (pimpinan Ponpes) dan para santri.

(Zho)