-->

Header Menu

HARIAN 60 MENIT | BAROMETER JAWA BARAT
Cari Berita

60Menit.co.id

Advertisement


Dansektor 22 Citarum Harum, Masifkan Kolaborasi Dengan Kewilayahan

60menit.com
Minggu, 27 September 2020
Loading...

60menit.com|*Tampak Kol. Inf. Eppy Gustiawan bersama Lurah Cijerah (Elza) menanam pohon keras disela karya bakti pembersihan selokan anak kali Sungai Cibeureum, Minggu (27/09).


60MENIT.com, Bandung | Satgas Citarum Harum sektor 22, terus bergerak mengawal kebersihan dan penertiban tata kelola sungai di tiap kewilayahan Kota Bandung bertujuan menciptakan Sanitasi Air. 


Dansektor 22, Kol. Inf. Eppy Gustiawan memantau pada kegiatan ini, yang dilanjutkan dengan acara penanaman pohon tanaman keras jenis jambu kristal dan kayu putih di lahan milik GAP. 



Pantauan Dansektor 22, merupakan tinjauan khusus untuk melihat kebersamaan yang diciptakan oleh Dansub 06, dalam berkolaborasi dengan masyarakat hingga banyaknya puluhan orang. Sekalian mengadakan penanaman pohon keras. 


Dipimpin oleh Pelda Mulyanto (Dansub 06/22) pembersihan selolakn yang menutupi tiap gang pelosok perkotaan di wilayah Kelurahan Cijerah Bandung Kulon, hingga terhimpun 94 orang anggota karya bakti semua dari kewilayahan, Minggu (27/09).


"Alhamdulillaah kami terus bersilaturahmi dengan masyarakat dan aparat kewilayahan, untuk menguatkan kolaborasi pada pembersihan sungai dan lingkungan, saat ini kami merekrut Gober Cijerah 10 orang, serta masyarakat Rw 09 dan aparatnya 80 orang, jumlah semuanya 94 orang," ucap Mulyanto. 


Pada kerja bakti pengangkatan sampah dan sedimentasi, selokan sepanjang 250 m di gorong gorong anak kali Sungai Cibereum di Rw 09 Kelurahan Cijerah Bandung Kulon,  hasil yang terangkat sampah Dan rumput 200 karung berat 2 ton dibuang ke TPS Rw 09 Cijerah. 

Pada kesempatan itu, Dansektor 22 mengatakan, "Dengan maraknya kolaborasi bersama masyarakat, merupakan keseriusan dari kami untuk menerapkan sikap kepedulian terhadap lingkungan, karena ketika sungai sudah bersih dan sehat bisa dipergunakan sebaik baiknya oleh masyarakat itu sendiri yang akan menikmatinya," ucap Dansektor 22.


Dansektor 22 menanam pohon tanaman keras, ditanah milik GAP sebagai upaya kecukupan tanaman keras merupakan stabilitas dalam perimbangan alam, yaitu untuk menormalkan aerasi tanah yang bisa menyimban air tanah sehingga normalisasi iklim bisa standar. 


Giat ini dihadiri oleh, Dansektor 22 (Kolonel Inf Eppy Gustiawan), Staf posko sktor 22, Lurah Cijerah (Ibu Elsa), Kasi ekbang Kelurahan Cijerah, Binmas Cijerah,Babinsa Cijerah, Rt dan Rw setmpat. (zho)