-->

Header Menu

HARIAN 60 MENIT | BAROMETER JAWA BARAT
Cari Berita

60Menit.co.id

Advertisement


Kolonel Eppy, Buktikan Mutu Bios 44 Dihadapan Aparat Kewilayahan

60menit.com
Kamis, 24 September 2020
Loading...

60MENIT.COM|*Kol. Inf.  Eppy Gustiawan (Dansektor 22) Bersama Sertu Eko (Dansub 15) pada Panen Jagung hasil pemupukan oleh BIOS 44, Dago Resort Cimenyan, 24/09.


60MENIT.com, Cimenyan| Kol. Inf. Eppy Gustiawan (Dansektor 22) Citarum Harum, mempertontonkan panen jagung hasil uji coba cocok tanam dengan pemupukan menggunakan Bios 44, kepada para Camat dan beberapa unsur kedinasan yanng ada di Pemkot Bandung, Kamis (24/09).

Gelaran acara ini merupakan upaya meningkatkan ketahanan pangan, supaya tidak tergerus oleh dampak pandemi covid-19, Kolonel Eppy Gustiawan menganjurkan agar di tingkat kewilayahan Kota Bandung bisa mempraktekannya memanfaatkan tanah kosong daripada dibiarkan menjadi kotor tidak beraturan, ataupun bercocok tanam menggunakan pola Hidro Ponik yang kini marak berkembang pada program Lembur Tohaga Lodaya di tiap kewilayahan. 


"Dampak Covid-19 merupakan tagedi dunia, sehingga meruntuhkan perekonomian rakyat namun ketahanam pangan harus tetap kuat, maka kami dari jajaran TNI mengembangkan Bios, salahsatu upaya meningkatkan ketahanan pangan bagi masyarakat," ujar Eppy pada sambutannya dihadapan para Camat dan Lurah.

BIOS 44 merupakan pupuk hayati (biofertilizer) bersumber dari dan diproduksi secara lokal yang terbentuk dari gabungan mikro organisme, mampu memproduksi endospore yang tahan terhadap faktor lingkungan seperti panas, asam dan garam serta dapat berada di dalam lingkungan ekstrim dalam jangka waktu yang lama tanpa meninggalkan residu kimia. 


Mikro organisme yang terkandung dalam BIOS 44 membentuk proses biodegradasi dengan perantara enzim yang diproduksi oleh mikro organisme ini bersifat biokatalisator dan menghasilkan zat kapur yaitu Kalsium Karbonat (CaCo3) sehingga membentuk ikatan kimia antara butiran tanah sehingga mampu meningkatkan pH tanah menjadi normal. Selain dapat digunakan untuk tanaman pangan, tanaman hias, perkebunan karet dan sawit, lahan gambut, BIOS 44 juga dapat digunakan untuk peternakan ikan. BIOS 44 dapat disimpan selama 2 tahun di tempat yang sejuk dan terhindar dari panas matahari langsung.



"Selain mudah didapat juga dengan harga yang relatif murah, asal ada kemauan maka masyarakat dengan dibantu oleh aparat kewilayahan sehingga ketahanan pangan bisa terjaga," imbuh Eppy. 

Pada gelaran acara ini Kolonel Eppy Gustiawan mengadakan panen jagung sebagai contoh hasil pemupukan dengan Bios 44, pada waktu 3 (tiga) bulan kebelakang ditanam di sub 15 (sub pembibitan) sektor 22, bertempat di Desa Ciburial Komplek Dago Resort Cimenyan Kab. Bandung. 


Hadir pada acara tersebut, perwakilan dari 26 kecamatan dan kelurahan, juga beberapa dinas terkait wilayah Pemkot Bandung. 

(zho)