-->

Header Menu

HARIAN 60 MENIT | BAROMETER JAWA BARAT
Cari Berita

60Menit.co.id

Advertisement


Kolonel Eppy, Dansektor 22 Citarum Harum Terus Gerilya Tertibkan Ipal

60menit.com
Kamis, 17 September 2020
Loading...

60menit.com| Kol. Inf. Eppy Gustiawan, sidak ke beberapa Hotel dan Rumah Makan, Rabu (16/09/2020).

60MENIT.com, Bandung | Satgas Citarum Sektor 22 terus melakukan upaya pengendalian pencemaran sungai, baik dari sampah domestik mau pun limbah industri dan limbah kotoran hewan, untuk percepatan revitalisasi pencemaran sungai citarum sesuai perpres no.15 tahun 2018.

Dansektor 22 kembali melakukan sidak dibeberapa hotel dan restoran serta Pasar, hal ini di lakukan untuk mengetahui sejauh mana fungsi Ipal yang dikelola para pengusaha hotel dan restoran tersebut, apakah sudah baik atau tidak, dengan adanya sidak menjadi acuan satgas citarum untuk melakukan pembinaan.

Menurut Kolonel Inf. Eppy Gustiawan, "Sidak yang kami lakukan sekarang ini kebeberapa hotel dan restoran yang ada di Kota Bandung, untuk mengetahui apakah Ipalnya berfungsi dengan baik atau tidak, kalaupun nanti di temukan Ipal yang kurang layak maka kami akan koordinasi dengan ownernya untuk perbaikan, nanti satgas citarum melakukan pengawasan berkala," Ujar Eppy. Rabu (16/9/2020).

Kami pun mengambil semple air Ipalnya untuk di cek di laboratorium nanti hasilnya akan kami berikan kembali pada para pengusaha hotel dan restoran, agar diketahui apa yang harus di lakukannya.

"Jangan hanya mengambil keuntungannya saja namun juga harus menjaga aspek ramah lingkungan,  kalau nanti di temukan masih kurang layak maka kami akan berikan arahan dan pembinaan, sementara tidak ada sangsi dulu, mungkin mereka kurang sosialisasi dari dinas terkait," Pungkas nya.

Sementara Irsad selaku tim Ipal dan ahli lingkungan mengatakan, setelah melihat hasil survey di beberapa hotel dan restoran, saya melihat perangkat Ipalnya sudah ada namun masih ada ditemukan perangkat ipal yang tidak bekerja dengan baik dan benar, 

"Kalau mengacu pada permen no.68 tahun 2016 sudah jelas ketika bentuk usaha yang menghasilkan orang banyak harus punya rasa tanggung jawab atas limbah yang di hasilkannya, limbah yang di hasilkan harus sudah ramah lingkungan tidak merusak ekosistem sungai," Kata nya.

Sidak yang di lakukan oleh sektor 22 beberapa hari ini yang sudah di kunjungi seperti hotel Horison, Asrilia, Savoy Homan, grand Preanger, Tran Studio serta Resort Cafe Atmosphere.

(**- M. Warman)