-->

Header Menu

HARIAN 60 MENIT | BAROMETER JAWA BARAT
Cari Berita

60Menit.co.id

Advertisement


Brigadir Esa Cahyadi, Binmas Desa Cipagalo Polresta Bandung Monitoring Penyaluran BST

60menit.com
Selasa, 20 Oktober 2020
Loading...

60MENIT.com | Binmas Desa Cipagalo Brigadir Esa Cahyadi lakukan Monitoring dan Pengamanan Penyaluran BST.

60MENIT.com, Bandung | Polsek Bojongsoang Polresta Bandung pada Penyaluran Bantuan Sosial Tunai (BST) Kemensos Tahap 7 bagi warga terdampak Covid-19, Binmas Desa Cipagalo lakukan monitoring dan Pengamanan kegiatan kepada warga serta memberi himbauan kepada warganya agar tetap mentaati protokol kesehatan yang berlaku selama adanya pandemi Covid 19. Selasa (20/10).


Bantuan Sosial tersebut diberikan langsung kepada warga Desa Ciagalo yang bersumber dari kemensos RI Adapun yang berhak menerima BST Tersebut sebanyak 321 KPM dengan jumlah nominal yang di terima Rp. 300.000, (Tiga Ratus Ribu Rupiah) Per KK yang sudah mengambil berjumlah 273 KPM dan bagi yang belum, bisa mengambil langsung ke Kantor Pos sebagai mana yang sudah terdata dan direncanakan oleh Desa Cipagalo,  selama kegiatan dalam keadaan aman dan tertib berjalan sesuai dengan protokol kesehatan yang berlaku.


Aparatur desa dibantu oleh unsur TNI-Polri dalam penyaluran Bantuan sosial dilakukan atas persiapan dan Pendataan yang cukup maksimal agar dalam penyaluran tepat sasaran, Kepala Desa Cipagalo H. A. Haedar, mewakili masyarakat "mengucapkan banyak terimakasih kepada pemerintah khususnya Kemensos RI atas bantuan yang telah diberikan sehingga dapat meringankan beban masyarakat selama adanya pandemi Covid 19," ujarnya.


Kapolresta Bandung Kombes Pol Hendra Kurniawan, S.I.K., melalui Kapolsek Soreang Kompol Maman Suparman saat dikonfirmasi menuturkan, “Pentingnya semua pihak membangun kerjasama yang kuat dalam percepatan penanganan covid 19 saat ini, yang berdampak pada ekonomi maka dalam setiap penyaluran diwajibkan personil polri hadir dan memberikan himbauan membangun kesadaran warga masyarakat untuk patuh terhadap protokol kesehatan untuk memutus mata rantai virus Covid 19," katanya. 

(zho)