-->

Header Menu

HARIAN 60 MENIT | BAROMETER JAWA BARAT
Cari Berita

60Menit.co.id

Advertisement


Bripka Nanang, Binmas Tegalluar Polresta Bandung Monitoring Penyaluran BST

60menit.com
Rabu, 21 Oktober 2020
Loading...

60menit.com | Binmas Desa Tegalluar Bripka Danang lakukan Monitoring dan Pengamanan Penyaluran BST.

60MENIT.com, Bojongsoang| Polsek Bojongsoang Polresta Bandung awasi penyaluran Bantuan Sosial Tunai (BST) Kemensos Tahap 7 bagi warga terdampak Covid-19, Binmas Desa Tegalluar lakukan monitoring dan pengamanan kegiatan penyaluran kepada warga serta memberi imbauan kepada warganya agar tetap mentaati protokol kesehatan yang berlaku selama adanya pandemi Covid 19, Rabu (21/10).


Di Aula kantor Desa Tegalluar Kec. Bojongsoang telah di laksanakan pendistribusian Bantuan Sosial Tunai Tahap 7 melalui Pt. Pos Indonesia. Bantuan Sosial tersebut diberikan langsung kepada warga Desa Tegalluar yang bersumber dari kemensos RI, adapun yang berhak menerima BST tersebut sebanyak 401 KK, dengan jumlah nominal yang di terima sebanyak Rp 300.000,- (Tiga Ratus Ribu) Rupiah selama kegiatan dalam keadaan aman dan tertib berjalan sesuai dengan protokol kesehatan yang berlaku.


Aparatur Desa dibantu oleh unsur TNI-Polri dalam penyaluran Bantuan sosial dilakukan atas persiapan dan Pendataan yang cukup maksimal agar dalam penyaluran tepat sasaran, Kepala Desa Tegalluar Sdr. Deden Galih mewakili masyarakat "mengucapkan banyak terimakasih kepada pemerintah khususnya Kemensos RI atas bantuan yang telah diberikan sehingga dapat meringankan beban masyarakat selama adanya pandemi Covid 19" ujarnya.


Kapolresta Bandung Kombes Pol Hendra Kurniawan, S.I.K., melalui Kapolsek Soreang Kompol Maman Suparman saat dikonfirmasi menuturkan, “Pentingnya semua pihak membangun kerjasama yang kuat dalam percepatan penanganan covid 19 saat ini, yang berdampak pada ekonomi maka dalam setiap penyaluran diwajibkan personil Polri hadir dan memberikan imbauan membangun kesadaran warga masyarakat untuk patuh terhadap protokol kesehatan untuk memutus mata rantai virus Covid 19," katanya. 

(**)