-->

Header Menu

HARIAN 60 MENIT | BAROMETER JAWA BARAT
Cari Berita

60Menit.co.id

Advertisement


Dari Laporan Pandangan Mata, Duet OmBas-Dedy Paling Digandrungi Kaum Perubahan

60menit.com
Kamis, 15 Oktober 2020
Loading...

60MENIT.com |* Paslon Bupati Tator Duet OmBas-Dedy Paling Digandrungi Kaum Perubahan.

60MENIT.com, Toraja Utara | Popularitas duet pasangan calon Yohanis Bassang-Frederik V. Palimbong atau yang akrab disebut Ombas-Dedy (BADE') dengan nomor urut 2 (dua), tampaknya sangat dinamis. Ini karena Paslon tersebut membawa semangat 'perubahan' untuk Toraja Utara lebih baik ke depan. Spirit dengan jiwa dan roh perubahan ini dipandang visioner guna menjadikan Torut maju, mandiri dan sejahtera. 


Tak heran, dari laporan pandangan mata awak media, pasangan OmBas-Dedy ini banyak digandrungi kaum milenial serta generasi muda lainnya. Juga elemen masyarakat lain yang selama ini mengadu nasib mereka sebagai tenaga honor di lingkungan Pemda Torut. Sebagian ASN (Aparatur Sipil Negara) yang bertebaran di beberapa OPD (Organisasi Perangkat Daerah) juga menaruh simpati serta menyatakan dukungan kepada Paslon BADE'.


"Ya kalau pilihan sesuai hati nurani sih itu nanti di TPS, rahasia. Tidak mungkin digembor-gembor di sini. Yang pasti kalau bicara politik itu bicara kepentingan. Kalau kami kan jelas sebagai tenaga honor ingin ada perubahan, ada perbaikan nasib. Masa kami mau begini terus, dengan nasib seperti sekarang. Satu periode lalu kami berharap pada pemerintahan Kaboro', tapi ternyata tidak ada juga perubahan. Kami tetap honorer dan honor juga tidak naik," ujar seorang honorer di Rantepao, Kamis siang (15/10).


Honorer tersebut tak ingin dikorek identitasnya. Kata kuncinya, menurut dia, adalah 'perubahan'. Siapapun calon bupati Torut, sepanjang ada niatnya ingin melakukan 'perubahan' maka dia menjadi pilihan yang tepat. "Perubahan tentunya untuk kondisi yang lebih baik. Jadi bagi kami tidak muluk-muluk. Periode Kaboro' sudah lewat. Pemimpinnya yang lalu Kala' dan Rinto, ini klir. Sekarang keduanya maju kembali, sama-sama jadi cabup, artinya sudah terevaluasi," jelasnya.


Begitu pula, sejumlah ASN. Ada yang menaruh kecewa dengan kebijakan Kala'tiku-Rinto dalam promosi dan mutasi pejabat selama periode Kaboro' yang lalu. Bicara pemerintahan Kaboro' tidak bisa dipisahkan antara Kala' dan Rinto. "Sebenarnya asal mengikuti aturan saja, mengikuti ketentuan perundang-undangan yang berlaku, dalam promosi dan mutasi pejabat kami tidak kecewa. Juga asal objektif dan jujur, kami tidak ada masalah. Tapi karena melanggar aturan dan mengorbankan kami, jelas kami kecewa," tutur seorang dari ASN lingkup Pemda Torut. 


Karena itu, dengan hadirnya wajah baru seperti OmBas-Dedy, dalam perpolitikan Toraja Utara lewat ajang Pilkada yang akan datang, kata ASN yang juga enggan disebut identitasnya ini, menambah pilihan bagi masyarakat Torut terutama yang menginginkan perubahan. "Saya kira masyarakat sudah bisa menimbang-nimbang dari pengalaman mereka selama ini, mana yang sebaiknya dipilih. Bandingkan antara Kaboro' yang lalu dengan harapan yang diinginkan dari sebuah perubahan sebagai solusi atas kondisi dan masalah yang ada sekarang," pungkasnya. (anto)