-->

Header Menu

HARIAN 60 MENIT | BAROMETER JAWA BARAT
Cari Berita

60Menit.co.id

Advertisement


Bagikan Masker dan Sembako Dikyasa Polresta Bandung Kepada Sopir Angkot

60menit.com
Senin, 02 November 2020
Loading...

60menit.com | Dikyasa Polresta Bandung Bagikan Sembako dan Masker Kepada Sopir Angkot

60MENIT.com, Soreang | Satuan Lalu Lintas (satlantas) Polresta Bandung melaksanakan Bakti Sosial dengan membagikan sembako dan masker kepada warga di Kecamatan Soreang, Kabupaten Bandung. 


Kasat Lantas Polresta Bandung Kompol Erik Bangun Prakasa melalui  Kanit Dikyasa Sat Lantas Polresta Bandung AKP Ngadiman mengatakan. Kegiatan tersebut dalam Rangka Operasi Zebra Lodaya 2020 dan peduli kepada masyarakat yang terdampak covid-19. 


"Kegiatan ini masih dalam rangka Operasi Zebra Lodaya Tahun 2020, dimana kami membagikan sembako dan masker kepada para sopir angkot diSoreang," Katanya. (2/11/2020). 


Operasi Zebra Lodaya 2020 ini telah digelar serentak di Indonesia sejak (26/10/2020) lalu, dan akan berlangsung hingga (8/11/2020) mendatang. 


Lebih lanjut, Kasat Lantas Kompol Erik Bangun Prakasa melalui Kanit Dikyasa Akp Ngadiman menjelaskan. Operasi Zebra kali ini dilakukan lebih mengedepankan kegiatan simpatik preventif. Selain mengedukasi pengendara soal keselamatan berlalu lintas, Polisi juga melakukan kegiatan bakti sosial secara door to door di tengah pandemi Covid-19 ini.


"Jadi Operasi Zebra Lodaya kali ini sifatnya lebih mengedukasi dan persuasif, pada kesempatan ini juga kami tidak hanya membagikan sembako saja, melainkan membagikan masker dan himbauan 3M (memakai masker, mencuci tangan dan menjaga jarak)," Ujar Kompol Erik. 


Dengan dilaksanakannya kegiatan tersebut, dirinya berharap. Masyarakat bisa lebih mencintai Polri dan selalu dapat bekerjasama untuk mematuhi aturan lalu lintas serta tetap menerapkan protokol kesehatan selama pandemi covid-19. 


"Semoga bantuan ini dapat bermanfaat untuk yang menerimanya, dan yang paling penting adalah masyarakat Kabupaten Bandung selalu menerapkan protokol kesehatan agar bisa memutus mata rantai covid-19," Pungkasnya. (**).