-->

Header Menu

HARIAN 60 MENIT | BAROMETER JAWA BARAT
Cari Berita

60Menit.co.id

Advertisement


Kasdam III/Siliwangi Hadiri Rapat Evaluasi Dan Bimbingan Tehnik Keuangan Program Citarum Harum

60menit.com
Selasa, 15 Desember 2020
Loading...


60menit.com - Kasdam III/Siliwangi saat hadiri Rapat evaluasi Program dan Bimbingan Tehnik Pertanggungjawaban keuangan di Hotel Mason

60MENIT.COM, Padalarang - Senin (14/12/2020) Bertempat di Mason Pine Hotel Jl. Raya Parahyangan KM. 1,8 Kota Baru Cipeundeuy, Padalarang, Kabupaten Bandung Barat, Rapat Evaluasi Dan Bimbingan Tehnik Pertanggungjawaban Keuangan Citarum Harum Dalam Rangka Percepatan Pemulihan Pencemaran dan Kerusakan di Daerah Aluran Sungai (DAS) Citarum di laksanakan


60menit.com -Aster Kodam III/Siliwangi 

Kegiatan ini di hadiri Kasdam III/Siliwangi Brigjen TNI Kunto Arief Wibowo S.I.P, Para Pejabat Kodam III/Siliwangi, Para Komandan Sektor Satgas Citarum Harum, Perwakilan dari Kementrian PUPR, DLH Prov Jabar, BBWS Citarum dan BPKP Prov Jabar


Di minta penjelasan terkait kegiatan tersebut Asisten Territorial (Aster) Kodam III/Siliwangi Kolonel Inf Puguh Suwito S.I.P mengatakan," Barusan kita mengevaluasi pelaksanaan kegiatan Citarum harum dan Rencana kegiatan di Th. 2021, karena ada beberapa lini hanya melanjutkan. Kalau memang di Tahun 2020 ini belum selesai, progresnya nanti bisa dilanjutkan di Tahun 2021, karena dari Satgas ini kan limpahan anggaranya dari BBWS, dan kita terima melaksanakanya", jelas Aster




Panjang sungai Citarum ini, lanjut Aster, sekitar 297 Kilo Meter, kita melanjutkan sesuai Sektor masing masing. Permasalahannya kan tiap Sektor berbeda beda, namun yang jelas Citarum tetap kita kerjakan sesuai dengan tugas pokok kita. Kalau misalkan sekarang bantaran Citarum 2 Kilo, kita akan lanjutkan di Tahun 2021 rencana pelaksanaan kegiatan Tahun 2020.


" saat ini kita menginjak Tahun ke-4, misal kan bisa Clear dalam 1 tahun program Citarum Harum kita bisa selesaikan, kita bisa finishing. Saat ini sudah sekitar 50% bahkan 60% progres Pelaksanaan program Citarum Harum, artinya sudah ada perubahan yang signifikan. Kalau nanti ada penambahan kita larikan ke alat berat supaya mempercepat normalisasi di DAS Citarum, sehingga program ini berjalan sesuai dengan apa yang kita semua harapkan", ujar Aster




Untuk selanjutnya, tambah Aster, Prioritas masih sama, hanya penambahan yang kaitanya dengan manfaat buat masyarakat. Kedepan mau tidak mau Tahun 2025 kan ada rehab, artinya program Citarum ini kan tidak dilepas, nantinya pemerintah daerah melalui ujung tombaknya yaitu pemerintah Desa, mereka yang nantinya akan menjaga. Contohnya saat ini kan para Dansektor melakukan kegiatan dengan membangun Demplot, taman,  dan sarana sarana lainya yang dapat di manfaatkan oleh masyarakat terutama warga yang tinggal disekitar bantaran, itu kan nantinya warga dan pemerintahan setempat harus menjaganya. Mudah mudahan apa yang TNI atau Sagas Citarum lakukan hasilnya bisa di manfaatkan sebaik baiknya  oleh masyarakat luas", harap Aster menutup penjelasannya (T.Pro)