-->

Header Menu

HARIAN 60 MENIT | BAROMETER JAWA BARAT
Cari Berita

60Menit.co.id

Advertisement


Diduga Bansos Untuk Pembuatan RKB Tidak Tepat Sasaran.

60menit.com
Rabu, 03 Februari 2021
Loading...

Diduga Bansos Untuk Pembuatan RKB Tidak Tepat Sasaran. 


60menit.com

60MENIT.COM, Pangandaran - Menurut informasi yang didapat, Yayasan Miftahul Fallah yang terletak di Dusun Sindangsari Desa, Ciganjeng, Kec Padaherang Kab. Pangandaran, telah mendapatkan Bantuan sebesar Rp. 100.000.000 Juta dari pemerintah untuk menunjang sarana dan prasarana di Yayasan tersebut.


Saat tim investigasi mencoba menemui Aceng selaku kepala Yayasan, dirinya sedang tidak berada di tempat.  Kemudian tim mencoba mencari informasi terkait kepala Yayasan pada Senin 01/02/2021, salah satu warga (RDI) bercerita dengan polosnya tentang Yayasan tersebut. 


" Setiap mendapat bantuan entah dari mana saja pihak yayasan bilang itu bantuan ari Hamba Alloh, apalagi dari Pemerintah, itu tidak ada keterbukaan terhadap masarakat sekitar. Batuan yang ini juga Masarakat tidak paham ada bantuan Rp. 100.000.000. Masalahnya, kepengurusannya itu keluarga semua. Dari Ketua, Sekertaris, Bendaharanya itu istrinya",  Tutur warga menjelaskan ke Tim Investigasi yang datang bersama 60Menit.com.


Tim Investigasi kemudian mencoba mengklarifikasi melalui seluler, namun tidak aktif. Baru pada Hari Selasa 2/2/2021, tim mencoba menghubungi melalui WhatsApp dan baru mendapatkan balasan. 


Kemudian ada telepon Aceng, selaku Ketua Yayasan MIFTHUL FALLAH yang menjelaskan bahwa pekerjaan sudah selesai. Dirinya juga menyampaikan sudah di periksa dari Yansos Propinsi, dengan nada polos. 


Tim Investigasi memberikan beberapa pertanyaan, diantaranya terkait pembuatan RKB, lokasinya di mana, dan kenapa Struktural itu semua keluarga, sampai saat ini belum ada jawabannya. Untuk itu Tim Investigasi juga menyayangkan pihak Pemerintah yang menyalurkan bantuan ke Yayasan legal formal, kepengurusannya harus di kaji ulang. Tim Investigasi berharap, para penegak Hukum di bagian saber pungli & tipikor segera bertindak.  (P. Seprudin)