-->

Header Menu

HARIAN 60 MENIT | BAROMETER JAWA BARAT
Cari Berita

60Menit.co.id

Advertisement


Hari ke Dua PPKM Mikro, Unit Turjawali Polresta Bandung Bagikan Masker

60menit.com
Rabu, 10 Februari 2021
Loading...

60menit.com | Hari ke Dua PPKM Mikro, Unit Turjawali Polresta Bandung Bagikan Masker.


60MENIT.com, Cileunyi | Hari ke dua Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Mikro, Satuan Lalu Lintas (satlantas) Polresta Bandung melalui Unit Turjawali membagikan masker di Pos Lantas Tangguh Cileunyi. Rabu, (10/2/2021). 


Kasat Lantas Polresta Bandung Kompol Erik Bangun Prakasa melalui Kasubnit 1 Turjawali, Iptu Sugiharto mengatakan. Kegiatan tersebut dilaksanakan untuk mencegah penyebaran covid-19 di wilayah Kabupaten Bandung, Jawa Barat. 


"Sesuai arahan pimpinan, kami hari ini membagikan masker kepada sopir angkot, para penumpang, tukang ojeg dan para pengendara," katanya. 


Perlu diketahui, PPKM Mikro ini adalah istilah baru untuk memberlakukan kebijakan pembatasan kegiatan masyarakat. Dimana setelah dua jilid PPKM di Pulau Jawa dan Bali dinilai tak efektif menekan laju penyebaran Covid-19, maka mulai Selasa (9/2/2021) pemerintah akan memberlakukan PPKM mikro di sejumlah wilayah di 7 provinsi termasuk Jawa Barat. 


"Jadi selama PPKM Mikro ini, Polresta Bandung mendirikan tiga Pos Lantas Tangguh, salah satunya di Cileunyi," ujarnya. 


Sebelumnya, Kasat Lantas Polresta Bandung Kompol Erik Bangun Prakasa telah menjelaskan, didirikannya Posko Lantas Tangguh adalah untuk mensukseskan program 3 T dimana salah satunya adalah Tracing penyebaran virus Covid-19. Dimana di pos tersebut telah disediakan pemeriksaan suhu tubuh serta swab antigen gratis bagi masyarakat Kabupaten Bandung dan digelar pada 9 - 22 Februari 2021.


Tidak hanya membagikan masker, Unit Turjawali Satlantas Polresta Bandung sekaligus memberikan imbauan 5M (memakai masker, mencuci tangan, menjaga jarak, menghindari kerumunan serta mengurangi mobilitas). 


"Kami terus imbau kepada seluruh masyarakat agar lebih disiplin lagi 5M, agar pelaksanaan PPKM Mikro ini efektif untuk memutus mata rantai covid-19," Kata Iptu Sugiharto. (***).