-->

Header Menu

HARIAN 60 MENIT | BAROMETER JAWA BARAT
Cari Berita

60Menit.co.id

Advertisement


Travel Gelap Diamankan Polsek Cileunyi Polresta Bandung, Kedapatan Angkut Pemudik Lebaran

60menit.com
Rabu, 05 Mei 2021
Loading...

60menit.com  Polsek Cileunyi Polresta Bandung kembali amankan Travel Gelap dan Kendaraan Umum yang kedapatan akan melakukan mudik lebaran.

60MENIT.com, Cileunyi | Polsek Cileunyi Polresta Bandung kembali mengamankan beberapa kendaraan yang hendak akan mudik lebaran Tahun 2021.


"Dari beberapa kendaraan yang diamankan rata-rata Berasal dari plat luar Kota Bandung." Kata Kapolsek Cileunyi Kompol Wahyo, SH saat usai melakukan pemeriksaan, Rabu (5/05/2021).


Mobil tersebut diamankan di Mapolsek Cileunyi lantaran tidak bisa menunjukkan hasil Swab antigen dan juga Hasil Rapid test sebagai tolok ukur mengetahui apakah Positif atau tidaknya covid-19. 


Larangan mudik ini Sesuai dengan instruksi dari Pemerintah yang tercantum dalam Addendum Surat Edaran Nomor 13 Tahun 2021 tentang Peniadaan Mudik Hari Raya Idul Fitri dan Upaya Pengendalian Covid-19 Selama Ramadhan.


Untut pengetatan, aturan ini berlaku selama H-14 peniadaan mudik (22 April-5 Mei) dan H+7 peniadaan mudik (18-24 Mei)


Melalui surat edaran ini, pemerintah tegas melarang masyarakat melakukan kegiatan mudik lebaran tahun ini demi melindungi masyarakat dari penularan virus Covid-19. Larangan ini diberlakukan untuk moda transportasi darat, laut dan udara.  


Dalam aturan terbaru ini, terdapat pengecualian dalam kebijakan pelarangan mudik Yaitu layanan distribusi logistik, perjalanan dinas, kunjungan sakit/duka, dan pelayanan ibu hamil dengan pendamping maksimal 1 orang dan pelayanan ibu bersalin dengan pendamping maksimal 2 orang. 


Meski demikian terdapat prasyarat dalam pengecualian ini, yaitu:

- Harus memiliki surat izin dari pimpinan instansi pekerjaan dimana khusus ASN, pegawai BUMN/BUMD, anggota TNI/Polri yang diberikan dari pejabat dengan tanda basah atau elektronik yang dibubuhkan. 

- Bagi pekerja sektor informal ataupun masyarakat dengan keperluan mendesak perlu meminta surat izin perjalanan dari pihak desa/kelurahan sesuai domisili masing-masing. 


Kapolsek Cileunyi Kompol Wahyo, SH, mengatakan ,"Kami akan menindak secara tegas namun tetap humanis kepada masyarakat yang kedapatan akan mudik, juga membeikan edukasi dan sosialisasi larangan mudik dalam situasi Pandemi saat ini guna mencegah dan menekan angka penyebaran Covid-19." 


"Jadi guna menekan angka penyebaran Covid-19, kami hari ini secara tegas akan menindak siapa saja yang memaksa untuk melakukan mudik sesuai dengan aturan yang berlaku hal ini untuk kebaik kita bersama memutus Penularan Covid-19 kepada sanak keluarga di Kampung Halaman." Pungkasnya.


(hmz)