-->

Header Menu

HARIAN 60 MENIT | BAROMETER JAWA BARAT
Cari Berita

60Menit.co.id

Advertisement


Akselerasi Nyata Gugah Kesadaran Disiplin, Polsek Soreang Laksanakan Patroli Covid Hunter

Senin, 09 Agustus 2021
Loading...

60MENIT.COM, Kab.Bandung - Membantu akselerasi terwujudnya rasa kesadaran masyarakat terhadap disiplin protokol kesehatan guna menanggulangi kasus penyebaran pandemi global Covid-19, personel Kepolisian terus menggelar kegiatan dukungan melali pelaksanaan tugas patroli covid hunter dengan cara hunting system.

Seperti dilakukan oleh petugas patroli Polsek Soreang Polresta Bandung yang dikendalikan Ipda M. Rois saat patroli harkamtibmas juga menggelar patroli hunting system untuk mendisiplinkan masyarakat yang melanggar protokol kesehatan ketika beraktivitas di luar rumah.

Ipda M. Rois sewaktu dikonfirmasi tim ini mengatakan jika pihaknya terus mengupayakan agar masyarakat tetap disiplin protokol kesehatan ketika beraktivitas.

“Kami berupaya menekan grafik penyebaran Covid-19 di Kecamatan Soreang Kabupaten Bandung yang saat ini masih relatif tinggi. Dan kami laksanakan itu dengan bentuk patroli covid hunter yang mana bentuk penertiban kepada masyarakat yang kami lakukan adalah untuk menggugah kembali rasa kesadaran untuk selalu dan selalu disiplin menggunakan masker ketika beraktivitas, dengan harapan dapat memutus rantai penyebaran covid itu sendiri.” Ujarnya.

Sementara ditempat terpisah PLH Kapolsek Soreang Polresta Bandung AKP Arpin Siregar menambahkan pada dasarnya fokus kegiatan pendisiplinan oleh tim mobile covid hunter ialah kepada masyarakat yang melanggar protokol kesehatan termasuk mencegah adanya pembatasan atas kegiatan masyarakat yang menyebabkan kerumunan.
“Kegiatan tim mobile covid hunter ketika mendapati warga yang melanggar Protokol kesehatan maka kami hampiri dan diberi edukasi tentang pentingnya 5M.” Tambah AKP Arpin.

Tak sampai di situ saja, pihaknya juga tak lelah untuk memberikan pemahaman tambahan kepada warga lainnya agar tak menyepelekan kepatuhan terhadap Protokol kesehatan, mengingat resiko penyebaran yang ditimbulkan sangat fatal. Maka dari itu kami minta masyarakat tak menyepelekan protokol kesehatan. Pungkasnya.
(Taupik)