-->

Header Menu

HARIAN 60 MENIT | BAROMETER JAWA BARAT
Cari Berita

60Menit.co.id

Advertisement


TNI Polri Mulai Lakukan Penyekatan di Posko Pelabuhan Poto Tano

Minggu, 08 Agustus 2021
Loading...

60MENIT.COM, Sumbawa Barat - Untuk terus menekan angka penyebaran Covid-19 di Kabupaten Sumbawa Barat, TNI Polri yang tergabung dalam satuan tugas (satgas) Covid-19 mulai melakukan penyekatan di posko Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Pelabuhan Poto Tano, Sabtu (7/8).

Dalam penyekatan tersebut, petugas melakukan pemeriksaan secara masif terhadap para pengguna angkutan umum, mobil pribadi dan sepeda motor bahkan truck. 

Dengan harapan, agar mata rantai penyebaran Covid-19 dapat diketahui dan diputuskan. Karena hingga saat ini kasus positif Corona masih terus bertambah. 

"Kami mulai melakukan penyekatan dan pemeriksaan secara masif terhadap para pengguna jasa angkutan penyebrangan, baik warga yang mau nyebrang ke Lombok maupun sebaliknya," ungkap Kapolsek Kawasan Pelabuhan Laut Poto Tano, Ipda Anang Ma'ruf melalui Kasi Humas Ipda Eddy Soebandi SSos di Taliwang, Sabtu. 

Petugas juga mengimbau warga agar tetap mematuhi protokol kesehatan yaitu memakai masker, menjaga jarak dan mencuci tangan dengan sabun atau menggunakan sanitizer. 

"Kami juga mengimbau para pengguna jasa penyebrangan jika masuk mengantri maka diharapkan menjaga jarak, semua ini kita lakukan untuk mencegah penyebaran Covid-19," ujarnya. 

Ia juga menekankan kepada warga, agar selalu mentaati aturan rambu lalu lintas dan melengkapi surat kendaraan ketika bepergian, serta memeriksa kelengkapan fisik kendaraan. 

Hingga saat ini, penambahan kasus Covid-19 terus terjadi, per hari Jumat (6/8) kemarin 29 kasus positif Covid-19 terjadi dan 20 orang sembuh. 

Sehingga total kasus di Sumbawa Barat sampai saat ini adalah 1.078 kasus dengan rincian 43 orang masih positif, 1.019 sembuh, dan 16 orang meninggal dunia. 

Satuan tugas Covid-19 Kabupaten Sumbawa Barat terus melakukan patroli berskala besar di sejumlah titik publik di dalam kota Taliwang maupun di desa-desa. 

Eddy berharap, warga bersama-sama bersinergi ikut serta memutus mata rantai penyebaran Covid-19, agar Sumbawa Barat aman dan bebas dari virus tersebut.
Mbii.
(Taupik)