-->

Header Menu

HARIAN 60 MENIT | BAROMETER JAWA BARAT
Cari Berita

60Menit.co.id

Advertisement


Percepat PTM, Vaksinasi Presisi Merdeka Goes to Campus Digelar Kembali di UIN Mataram

Jumat, 03 September 2021
Loading...

60MENIT.COM, Mataram – Program Vaksinasi Presisi Merdeka Goes to Campus kembali terlaksana di Universitas Islam Negeri (UIN) Mataram, Nusa Tenggara Barat (NTB). Tercatat 1.117 mahasiswa dan pegawai lingkup UIN Mataram diberikan vaksin.

Direktur Intelkam Polda NTB Kombes Pol Sutrisno HR., S.H., S.I.K., Kamis (2/9/2021), saat meninjau pelaksanaan vaksinasi didampingi Rektor UIN Mataram Prof. Dr. H. Masnun Tahir, M.Ag, mengatakan, Vaksinasi Presisi Merdeka dilakukan guna membantu masyarakat khususnya mahasiswa, untuk mendapatkan akses vaksin serta mendorong percepatan herd immunity (kekebalan kelompok).

“Kepolisian merupakan garda terdepan dalam terbentuknya herd immunity di Mataram dan NTB secara umum, dimana kita lakukan dengan mendorong pemerintah dalam hal ini Dinas Kesehatan,” ungkapnya.

“Ketika sebagian besar populasi kebal terhadap penyakit menular tertentu, maka akan memberikan perlindungan tidak langsung bagi mereka yang tidak kebal,” lanjutnya.

Dikatakan, selain melalui program Vaksinasi Presisi Merdeka Goes to Campus yang dilaksanakan dibeberapa perguruan tinggi (PT), Polda NTB masyarakat juga dapat mendatangi gerai vaksin yang lain.

“Kita saat ini telah ke kampus ini, selanjutnya kita juga ke depan akan menuju ke pesantren-pesantren dan SMA. Ini juga kita maksudkan agar bisa segera terlaksana perkuliahan offline atau tatap muka, jangan online terus,” tegasnya.

“Mudah-mudahan segera turun tingkat dari tiga ke dua, apalagi bisa ke satu. Insya Allah, kita bisa kuliah seperti biasanya (tatap muka, red),” imbuhnya.

Disebutkan, vaksinasi kali kedua yang terlaksana di UIN Mataram itu pihak panitia (Polda NTB, Dinas Kesehatan, dan UIN Mataram), telah menyiapkan 1500 dosis vaksin.

Sementara Rektor UIN Mataram Prof. Dr. H. Masnun Tahir, M.Ag. mengungkapkan, pihaknya sedang merencanakan rapat penyusunan skema kuliah tatap muka.

“Kita sedang merancang, mensimulasikan kuliah tatap muka untuk semester satu dan tiga. Mungkin hanya 50 persen dengan tetap menggunakan protokol kesehatan,” kata Prof. Masnun.

Prof. Masnun yang juga Ketua Pengurus Wilayah Nahdlatul Ulama (PWNU) NTB itu, juga menyampaikan apresiasi tinggi atas inisiasi Kapolda NTB Irjen Pol. Mohammad Iqbal, S.I.K., M.H., dalam penanganan pandemi Covid-19.

“Luar biasa, jarang-jarang kita temui kapolda yang visioner dengan inovasi yang seperti Pak Iqbal. Terima kasih kami sampaikan kepada Polda NTB, Dinas Kesehatan, teman-teman semua, dan terkhusus untuk Pak Kapolda, bravo Pak Iqbal,” tutupnya. 
(Taupik)