-->

Header Menu

HARIAN 60 MENIT | BAROMETER JAWA BARAT
Cari Berita

60Menit.co.id

Advertisement


Vaksin di Sekotong Diserbu Warga, Dalam Sehari Tembus 2 Ribu Lebih Dosis vaksin

Minggu, 03 Oktober 2021
Loading...

60MENIT.COM, Lombok Barat - Sebanyak 2.090 Warga Kecamatan Sekotong mendapat layanan Valsin, baik Dosis I maupun Dosis II, Sabtu (2/10/2021).

Kapolsek Sekotong, Polres Lombok Barat, Polda NTB, Iptu I Kadek Sumerta mengatakan, terkait Nakes dari dua Puskesmas di Sekotong.

“Dimulai sekaitar pukul 09.00 wita, di wilayah Kecamatan Sekotong, melibatkan Nakes dari UPT BLUD puskesmas sekotong dan puskesmas pelangan,” ungkapnya.

Dalam kesempatan itu, dihadiri langsung oleh Wakil Bupati Lombok Barat HJ. Sumiatun, Kabag Ops Polres Lobar AKP Dhapid Siddiq SH.SIK.

Tidak Ketinggalan Kasat Pol PP Lombok Barat BQ.Yeni S. Ekawati  S.Sos, Tokoh masyarakat sekotong H. L. Daryadi, serta unsur-unsur Muspika Kecamatan Sekotong.

“Termasuk Perwira Pendamping dari Polres Lombok Barat, Para Kepala Desa, serta personel BKO Polres Lombok Barat,” ucapnya.

Menurutnya, terkait pelaksanaan vaksin kali ini, memang telah menekankan kepada semua tim Vaksinator, dimana masing-masing ditargetkan Puskesmas 1000 sasaran.

“Sehingga, untuk kecamatan sekotong sebanyak 2000 sasaran harus sudah tervaksin,” katanya.

Adapun lokasi dan sasaran pelaksanaan vaksinasi diantaranya di Desa Desa sekotong tengah yang dilaksanakan pada tiga lokasi.

“Diantaranya Dusun Telaga Lebur Loang Balok, Dusun serero, dan Dusun Telaga Lebur Kebon,” Sambungnya.

Sedangkan di Desa dilaksanakan pada satu titik lokasi saja, yaknoi di Kantor desa kedaro.

“Di Desa persiapan Lendang Guar, dilaksanakan pada tiga Lokasi, diantaranya Kantor Desa Lendang Guar dan SDN 4 Dusun lendang,” lugasnya.

Untuk Desa Persiapan Belongas, dilaksanakan pada tiga titik, diantarnya Dusun Belongas, Dusun Sauh, dan Dusun Panggang.

“Lokasi terakhir dilaksanakan di Kantor Camat Sekotong, Desa Sekotong Tengah,” katanya.

Sebelum dilaksanakan vaksinasi terhadap peserta, terlebih dahulu dilakukan screaning pemeriksaan Kesehatan.

“Prosedurnya masih tetap, meliputi pemeriksaan tekanan darah, serta diagnosis penyakit yang diderita,” imbuhnya.

Seperti jantung, diabetes dan ginjal, guna memastikan keamanan dalam vaksinasi covid-19 produksi Sinovac ini.

“Dilanjutkan dengan vaksinasi dan observasi selama 30 menit, setelah itu diberikan kartu tanda telah melaksanakan vaksinasi covid-19 sesuai dengan aplikasi screaning,” pungkasnya.

Sedangkan rincian vaksinasi yang dilakukan di beberapa tempat ini, masing masing puskesmas berhasil mencapai target vaksinasi.

“UPT BLUD Puskesmas Sekotong, melakukan Screaning terhadap 1.162 orang, sedangkan 78 orang mengalami penundaan,” terangnya.

Dari 1.162 orang yang berhasil tervaksin ini, 1.080 orang mendapatkan Dosis I, sedangkan 24 orang lainnya mendapatkan Dosis II.

“Sehinga UPT BLUD Puskesmas Sekotong berhasil melakukan vaksinasi terhadap 1.084 orang,” katanya.

Kemudian untuk Puskesmas Pelangan, melakukan Screaning terhadap 1.027 orang, sementara 21 orang mengalami penundaan.

Sehingga sebanyak 1.006 orang berhasil tervaksin, terdiri dari 824  orang menerima Dosis I, sedangkan 21 orang lainnya mendapatkan Dosis II.

“Secara umum berlangsung aman dan lancar, sementara untuk senin mendatang akan ditingkatkan lagi, karena informasinya akan mendapatkan droping vaksin lagi,” tandasnya.
(Taupik)