-->

Header Menu

HARIAN 60 MENIT | BAROMETER JAWA BARAT
Cari Berita

60Menit.co.id

Advertisement


Ganjil Genap Masih Diberlakukan, Ini Yang Dilakukan Jajaran Unit Lantas Polsek Cileunyi

Minggu, 28 November 2021
Loading...

60MENIT.COM, Lab.Bandung - Kebijakan pembatasan kendaraan dengan sistem ganjil genap di Kabupaten Bandung masih diberlakukan pada akhir pekan ini. Jajaran Unit Lantas Polsek Cileunyi Polresta Bandung bersama Dinas Perhubungan Kabupaten Bandung memberlakukan sistem ganjil genal tepatnya di area Pasar Sehat Cileunyi saat keluar G-Tol Purbaleunyi.

"Ganjil Genap kita berlakukan di akhir pekan dengan tujuan untuk menekan lonjakan volume kendaraan serta mengurangi mobilitas guna mengurangi penyebaran Covid-19 dalam situasi Pandemi saat ini," Ujar Kanit Lantas Polsek Cileunyi Polresta Bandung AKP Hendri Noki Rukamsyah, S.H., Minggu (28/11/2021).

Hendri menuturkan, kebijakan ganjil genap kendaraan saat ini dilakukan untuk yang ke sekian kalinya. Total sebanyak 20 orang petugas diterjunkan untuk melakukan pengamanan dan pengawasan kegiatan ganjil genap di akhir pekan hari Sabtu dan Minggu

Kanit Lantas Polsek Cileunyi mengatakan ganjil genap kendaraan diklaim efektif dalam menekan mobilitas masyarakat yang hendak masuk ke Wilayh Kabupaten Bandung maupun Kota Bandung. Para pengendara pun sudah paham dan mengerti dengan aturan itu untuk menekan penyebaran Covid-19.

"Dalam pelaksanaan masih banyak kendaraan ber plat luar kota Bandung dan kami berikan pemahaman secara humanis dan menghimbau untuk tetap patuhi aturan lalu-lintas dan tentunya di situasi Pandemi ini, kepada pengendara Roda 2 maupun Roda 4 tetap menjalankan Protokol Kesehatan dengan wajib menggunakan masker," ujarnya.

Hendri melanjutkan, pihaknya selama menerapkan ganjil genap kendaraan tidak memberikan sanksi tilang. Namun dengan mengedepankan sikap humanis pihaknya meminta pengendara memutar balik kendaraan jika terkena ganjil genap. "Masyarakat sudah mulai paham mengerti, meski tidak ada sanksi tilang, tapi hanya memutar balik. Kita humanis," katanya.
(Taupik)