-->

Header Menu

HARIAN 60 MENIT | BAROMETER JAWA BARAT
Cari Berita

60Menit.co.id

Advertisement


Angkutan Umum yang Melewati Pintu Tol Soroja di Soreang Dicek Kelaikan Kendaraannya

Kamis, 05 Mei 2022
Loading...

60MENIT.COM, Kab.Bandung – Libur hari raya idul Fitri 1443 H, Polresta Bandung bersama Dinas Perhubungan (Dishub) menggelar ramp check atau pemeriksaan kelaikan kendaraan angkutan umum guna mencegah terjadinya laka lantas di wilayah hukum Polrestata Bandung, di Gate Tol Soroja, Kabupaten Bandung, Kamis (05/05/2018).

Beberapa bus pariwisata dan elf dihentikan di Gate Tol Soroja untuk diperiksa kelengkapan surat-surat kendaraannya dan pemeriksaan fisik kelaikan kendaraan angkutan umum.

Papospam Gate Tol Soroja AKP T. Pasaribu mengatakan ramp check ini dilakukan selama Operasi Ketupat Lodaya 2022. Tujuannya yaitu untuk menekan angka kecelakaan di wilayah hukum Polresta Bandung.

"Karena tujuan bis ke objek wisata khususnya ke arah Ciwidey jalannya lumayan cukup berkelok-kelok dan sempit sehingga membutuhkan jalan yang prima dan pengemudi yang fit juga," ujarnya di lokasi.

Sejauh ini pengecekan kendaraan umum masih laik jalan menuju ke objek wisata. Selain itu sejumlah supir juga dipastikan fit dan dalam kondisi sehat meski masih tampak kurang istirahat sehingga disarankan untuk tidur dan istirahat sejenak.

"Karena tadi setelah dicek mulai dari yang kasat mata seperti kolong-kolong bis, baik kaki-kaki, ban dan perlengkapan rem serta pembobol pemecah kaca semua lengkap," katanya.

Jika ditemukan kendaraan umum yang tidak laik jalan pihaknya langsung melakukan tilang bis-bis dan elf tersebut. Dan menghubungi pihak PO bis tersebut untuk mengganti bis tersebut dan penumpangnya naik bis yang baru.

AKP T. Pasaribu mengatakan menghimbau untuk para wisatawan agar mengecek kembali kelengkapan kendaraanya baik fungsi rem, fungsi kopling, kelistrikan, lampu-lampu dan sebagainya sebelum berangkat berlibur.

"Terutama bagi pengendara harus benar-benar fit yang mengarah ke jalur wisata. Karena jalur wisata ke Ciwidey masih berkelok-kelok dan menanjak untuk saat ini juga untuk jalur wisata belum ada jalan alternatif," katanya.
(Taupik)