-->

Header Menu

HARIAN 60 MENIT | BAROMETER JAWA BARAT
Cari Berita

60Menit.co.id

Advertisement


Kabid Humas Polda Jabar : Antisipasi PMK, Polisi Berikan Pendampingan Ke Petugas Vaksinator

Selasa, 02 Agustus 2022
Loading...

60MENIT.COM, Indramayu - Kapolsek Arahan Polres Indramayu Polda Jabar AKP I Nengah SW,SH beserta anggota Polsek Arahan jajaran Polres Indramayu Polda Jabar melakukan pendampingan terhadap tim Vaksinasi dari Dinas Ketahanan Pangan dan Peternakan (DKPP) melaksanakan kegiatan vaksinasi dan pemeriksaan guna antisipasi merebaknya penyakit mulut dan kuku (PMK), di wilayah Kecamatan Arahan, Kabupaten Indramayu.

Kabid Humas Polda Jabar Kombes Pol. Ibrahim Tompo S.I.K., M.Si mengatakan bahwa pendampingan tersebut dilakukan untuk mengantisipasi merebaknya penyakit mulut dan kuku (PMK).

"Kami selalu lakukan pendampingan terhadap tim vaksinasi PMK dari DKPP. Ini kami lakukan sebagai cara untuk mengantisipasi dan mencegah agar hewan ternak milik warga tidak terpapar dan tertular PMK,“ kata Kapolres Indramayu Polda Jabar, AKBP M. Lukman Syarif, Selasa (2/8/2022).

Gerakan pencegahan penyebaran penyakit mulut dan kuku (PMK) pada ternak terus dilakukan. Hal itu dilakukan dengan intensif melakukan pengamanan dan pendampingan kegiatan vaksinasi pada hewan ternak milik warga.

Dalam kesempatan tersebut, tim vaksinasi PMK dari DKPP menyuntikan vaksin pada hewan ternak sebanyak 12 (Dua Belas) ekor sapi di Desa Sukasari.

“Penyuntikan Vaksinasi dan monitoring perkembangan penyakit PMK serta pengawasan pergerakan penjualan hewan ternak guna cegah mutasi ternak dari satu kota/kabupaten lain,” jelasnya.

Dalam kesempatan tersebut, kata Kapolsek, pihaknya juga melakukan koordinasi, pendataan dan kerjasama dengan dinas perternakan untuk melaksanakan himbauan pesan-pesan Kamtibmas mengenai penyakit mulut dan kuku pada ternak.

Selain itu melakukan himbauan kepada para peternak untuk dapat mengantisipasi merebaknya penyakit mulut dan kuku pada hewan ternak di wilayah Polsek Arahan Polres Indramayu Polda Jabar.

Lebih dari itu, memberikan pendidikan / wawasan kepada pemilik hewan ternak tentang ciri ciri hewan yang terkena penyakit mulut dan kuku dan menghimbau agar tidak membuang bangkai hewan di saluran Irigasi atau sembarangan tempat.

“Adapun hasil dari pengawasan terhadap hewan sapi semuanya dalam keadaan sehat dan tidak di temukan tanda-tanda PMK.” Jelas AKP I Nengah.
(Taupik)