-->

Header Menu

HARIAN 60 MENIT | BAROMETER JAWA BARAT
Cari Berita

60Menit.co.id

Advertisement


Polresta Bandung Berikan Kunci Perbaikan Rumah Layak Huni

Sabtu, 03 Desember 2022

60MENIT.COM, Polresta Bandung - Sebagai bentuk kepedulian Polisi Republik Indonesia terhadap rakyat yang nir mampu. Polresta Bandung Polda Jabar meresmikan sekaligus menyerahkan kunci pemugaran tempat tinggal nir layak huni (rutilahu).

Kabid Humas Polda Jabar Komisaris Besar Pol. Ibrahim Tompo S.I.K., berharal proses pembangunan rutilahu bisa berjalan secepatnya dan dibutuhkan rakyat bisa menjaga dan merawat fasilitas yang sudah disediakan sebagaimana mestinya.

"Semoga acara rutilahu bisa dirasakan pribadi keuntungannya sang rakyat kurang mampu, buat menaruh loka tinggal yang layak huni dan aman.

Kapolresta Bandung Polda Jabar Komisaris Besar Pol Kusworo Wibowo mengungkapkan sebesar 6 unit tempat tinggal pada Kampung Berbera, Desa Tenjolaya, Kecamatan Pasirjambu sebelumnya mengalami kerusakan yang sangat parah.

"Rumah ini awalnya sangat memprihatinkan, terdapat yang atapnya rubuh dan plafonnya rusak-rusak," istilah Kusworo. Selasa, 8 November 2022.
"Tembok-temboknya masih memakai anyaman-anyaman kayu," tambahnya.

Kusworo menambahkan pembangunan rutilahu sebagai tempat tinggal layak huni ini berkat kerjasama antara kepolisian menggunakan Muspika Kecamatan Pasirjambu.

"Polresta Bandung Polda Jabar nir hanya berupaya sendirian, akan tetapi jua donasi menurut tokoh-tokoh rakyat sekitar, terdapat menurut Muspika Kecamatan Pasirjambu dan juga Pemerintah Daerah," ujarnya.

"Alhamdulilah hari ini keliru satunya Pak Yudi mampu semakin nyaman, rumahnya semakin layak huni dan ini mampu bermanfaat," sambungnya.
Lebih lanjut Kusworo menyebutkan aktivitas tadi keliru satunya buat menebarkan rasa ingin berbuat kebaikan.

Selain menerima pahala, akan tetapi jua secara duniawinya ini mampu semakin guyub, semakin serasi dan semakin mampu menjaga keamanan pada daerah Kabupaten Bandung.

"Sekali lagi kami ucapkan selamat pada para pemilih tempat tinggal yang baru," tutup Kusworo.
(Taupik)