-->

Header Menu

HARIAN 60 MENIT | BAROMETER JAWA BARAT
Cari Berita

60Menit.co.id

Advertisement


Polresta Bandung Gelar Pelatihan ESQ Kepada Para Kapolsek & PJU

Sabtu, 03 Desember 2022

60MENIT.COM, Polresta Bandung - Guna mempertinggi kualitas pelayanan polisi pada rakyat, Polresta Bandung melaksanakan pembinaan Emotional Spiritual Quotient (ESQ) pada Mapolresta Bandung, Selasa (8 /11/2022).

Kapolresta Bandung Komisaris Besar Pol Kusworo Wibowo berkata diadakannya ESQ ini supaya pelayanan anggota Polresta Bandung wajib dilakukan tanpa pamrih.

"Tentunya menggunakan lebih humble, menggunakan tanpa pamrih, menggunakan lebih poly senyum, menggunakan penuh keikhlasan & ini jua adalah tindak lanjut berdasarkan acara quick wins," istilah Kapolresta Bandung.

Tak hanya itu, ESQ ini jua buat mempertinggi kualitas Sumber Daya Manusia (SDM) Polresta Bandung. "Anggota semakin mampu melayani rakyat, semakin mampu dianggap sang rakyat & semoga gambaran Polisi Republik Indonesia semakin baik & semakin dicintai sang rakyat," ujar kapolresta.

Komisaris Besar Pol Kusworo berkata, diselenggarakannya ESQ ini jua buat menciptakan semua personil Polresta Bandung mempunyai motivasi berdasarkan pada diri
"Sekaligus mempunyai why yang tinggi & berdasarkan situ semoga mampu berbalik seluruh hal kebaikan & mampu menerima balik agama rakyat," tuturnya.

"Pelatihan ini yg kami libatkan merupakan yang eksklusif bersentuhan menggunakan rakyat, kaitannya menggunakan pelayanan publik," ujar Kusworo.

Ia menyebut pada antaranya petugas-petugas pada Bagian SIM, pada Bagian SKCK, Bagian SPKT, para penyidik pada Reskrim & diikuti sang para ketua bagian, ketua satuan & jua kapolsek.

Di loka yang sama, Coach Ramdani (trainer lisensi berdasarkan Ary Ginanjar Agustian) yg dianggap buat menaruh pembinaan pada Polresta Bandung memberitahuakn ESQ ini buat memadukan antara 3 kecerdasan, yaitu intelektual, emosional, & spiritual.
"Begitupun pada pelayanan terhadap rakyat, tentu secara intelektual polisi wajib semakin paham lagi, & wajib mampu menegakkan aturan menggunakan sebaik-baiknya," istilah Ramdani.

Akan namun, lanjut Ramdani, yang dihadapi polisi merupakan rakyat. Bagaimana misalnya halnya Tribrata, wajib jua melindungi, mengayomi & melayani rakyat.

"Tapi yg paling krusial merupakan dimensi spiritualitas. Pak Kapolresta membicarakan wajib ketemu why-nya, alasan, bagaimana polisi ini hadir buat menolong, membantu rakyat," kentara Ramdani.

Maka berdasarkan itu, Ramdani berharap pada pelaksanaannya wajib terus dilakukan acara maintenance. "Tadi aku sangat senang sekali, lantaran Pak Kapolresta Bandung berkata akan terdapat juga pembinaan-pembinaan lain, itu mau menggunakan ESQ atau tidak, namun memang soft skil ini wajib terus diasah," tutup Ramdani.
(Taupik)