H.M. Partoyo, S.E. Himpun Warganya Dengan Botram, Dalam Peringati HUT RI ke-74 Th. 2019

Header Menu

HARIAN 60 MENIT | BAROMETER JAWA BARAT
Cari Berita

Advertisement


H.M. Partoyo, S.E. Himpun Warganya Dengan Botram, Dalam Peringati HUT RI ke-74 Th. 2019

Sabtu, 17 Agustus 2019
Loading...

60Menit.com - H.M. Partoyo, S.E. (Ketua Rw. 09) bersama Yatiman (Ketua Pemuda) ketika dilokasi kegiatan, Jumat (17/08/2019)

KAB. BANDUNG, 60MENIT.COM - Rukum Warga (RW. 09) memperingati HUT RI ke-74 dengan mengadakan kegiatan Botram (Makan Bareng) yang diikuti oleh seluruh warga satu RW. 09. bertempat di lapang Volly di lingkungannya, Jumat (17-08-2019)

Tepatnya Rw. 09 ini berada di Desa Cipagalo Kecamatan Bojongsoang Kabupaten Bandung. 

Pada kegiatan Botram yang diselenggarakan okeh Pengurus RW 09, dihadiri oleh, Kepala Desa Cilagalo (H. Ahmad Haedar), Seluruh Ketua Rt. di Rw. 09, Para tokoh masyarakat Rw. 09 dan semua warga, hingga ratusan penghadir. 

Kebersamaan pada perayaan HUT RI ke-74 - 2019 lebih baik dari tahun-tahun kebelakang, ternyata dengan BOTRAM antusias warga lebih tinggi dengan pemaknaan menjalin kerukunan antar warga. 

60Menit.com - Ibu Partoyo bersama anggota PKK Rw. 09

Ketua RW. 09 (H. M. Partoyo, S.E.) pada kesempatan  itu mengatakan pada wartawan 60Menit.com, "Sehubungan dengan mau habisnya masa jabatan saya nanti bulan Oktober mendatang namun rasa cinta terhadap lingkungan yang kuat, maka dengan kegiatan ini bisa membuat lebih baik lagi kedepannya" harapnya.

"Walau siapapun yang menggantikan posisi saya nanti, diharapkan warga RW. 09 ini bisa lebih akrab dalam menjalin kebersamaan, utamanya dalam hal kebaikan, sehingga bisa mencapai satu tujuan untuk lebih maju lagi, baik bidang silaturahmi maupun dalam kesejahteraanya" ucapnya.  

60Menit.com.                                     

Dalam kepemimpinannya, H. M. Partoyo selama ini selalu mengutamakan kepedulian lingkungan untuk menuju kebersamaan masyarakatnya. 

"Seperti yang kita ketahui bahwa yang namanya tinggal di suatu komplek perumahan bahwa perbedaan antar warga itu sangat jelas terlihat, dan ini membuat keunikan dalam kehidupan di sebuah komplek baik agama apalagi prilaku, ya kita hadapi dengan bahagia, maka warga yang berbeda sikap itu akan lebih jelas terhadap kebersamaan karena itu kebutuhannya, sudah terbukti sekarang kami rasakan warga lebih rukun dan tentram" katanya. 

Memang warga merasakan semua itu, utamanya tentang kebersamaan yang terjalin lebih mengerucut pada kerukunan antar warga, apalagi pembangunan pada kepemimpinan H.M. Partoyo ini berjalan dengan baik, terlihat karya bakti terhadap pembenahan lingkungan sudah terbukti ada dan nyata. 

(Zho)