Pembangunan Gedung Asrama PSBR Pangandaran Molor Diduga Akan Dikenakan Denda

Header Menu

HARIAN 60 MENIT | BAROMETER JAWA BARAT
Cari Berita

Advertisement


Pembangunan Gedung Asrama PSBR Pangandaran Molor Diduga Akan Dikenakan Denda

Senin, 02 Desember 2019
Loading...

60Menit.com - Pembangunan Gedung Asrama PSBR Pangandaran, Senin (2/12/2019)
60MENIT.COM, Pangandaran ☐ Senin (02-12-2019) Pembangunan Gedung Asrama Satuan Pelayanan Pemberdayaan Sosial Bina Remaja (PSBR) yang beralamat di Jalan Raya Pangandaran Desa Ciganjeng Kecamatan Padaherang Kabupaten Pangandaran molor, hal itu diakui konsultan.

60Menit.com
Pembangunan gedung asrama PSBR dianggarkan Dinas Sosial Provinsi Jawa Barat dari APBD Jawa Barat sebesar Rp 939.119.228.84.00 dan harus selesai pada tanggal 22 Desember 2019,namun sampai diterbitkannya berita ini, pembangunan tersebut baru selesai 40 % ." Kami taksir pekerjaan ini tidak akan selesai tepat waktu, dan CV Kurnia harus siap menerima denda," kata konsultan (Iman) ketika ditemui 60menit.com dilokasi, lebih lanjut iman mengatakan,karena kesalahan gambar pertama,sehingga untuk kamar mandi flus WC dan fipa pembuangan belum dikerjakan." Karena kesalahan tersebut,sampai saat ini untuk kamar mandi,WC,fipa pembuangan, belum dikerjakan,sedangkan itu semua harus ada 10 unit,makanya kami mengatakan pembangunan gedung ini tidak akan selesai tepat waktu," katanya.

Sementara itu,untuk cor kolom penahan dinding menurut informasi yang bisa dipercaya tidak sesui dengan gambar proyek, cor kolom yang seharusnya beukuran 30X15 yang dibuat hanya 25X 09,jelas itu mengurangi volume yang sudah ditentukan.

60Menit.com
60menit.com pernah menulis, pada hari Selasa tanggal 05 Nopember 2019 dengan judul" Pembangunan Gedung Asrama PSBR Pangandaran Diduga Tidak Melaksanakan Prosedur" dengan pemberitaan tersebut menurut informasi yang didapat, CV tersebut telah diberi surat peringatan dari dinas terkait, lalu dengan kejadian seperti yang tertulis ini akan bagaimana ? Mari kita tunggu..!! Karena kebijakan dan keputusan ada di tangan pemerintah terkait.

(Edy)